PRN Jombang,– Menjelang kepindahan ke bangunan baru Pasar Ploso kabupaten Jombang di sebelah timur jalan yang bersebelahan Terminal, banyak pedagang masih diliputi kekhawatiran, terutama bagi mereka yang sampai berita ini turun belum jelas nasibnya. Pada minggu (21/12/25)
Seorang pedagang buah-buahan inisial Yusuf Efendi mengaku cemas tidak mendapat jatah kios/lapak di lokasi baru, meski sudah menemui mantri pasar maupun dinas perdagangan dan perindustrian kabupaten Jombang.
“Saya ini Pedagang lama sampai sekarang saya tidak mendapat kios/lapak di pasar baru yang di timur jalan, saya sudah bertemu mantri pasar, juga ke dinas perdagangan dan perindustrian Jombang, jawabnya gedung baru pasar ploso sudah penuh,” ujarnya.
“Ia menambahkan hari ini via Post saya mengirim surat permohonan salinan aturan teknis pemanfaatan fasilitas pasar termasuk aturan teknis pembagian kios/lapak, aturan teknis pendataan pedagang pasar sesuai regulasi yang ada. ” ujarnya
Bahkan saat saya menghadap mantri sekaligus dinas perdagangan dan perindustrian katanya kenapa saya tidak dapat kios/lapak di gedung baru pasar ploso, katanya saya dikatagorikan pedagang lesehan dikarenakan pada tahun 2017 saya tidak membangun bedak di tempat jualan saat ini (di atas tanah PJKA), tuturnya
“nah yang dapat kios/lapak digedung baru katanya mereka yang di tahun 2017 membangun lapak, maka dalam surat tersebut saya juga mempertanyakan aturan resmi dari DISDAGRIN terkait bedak dan lesehan di tahun 2017 tersebut, ” ungkapnya
“Anehnya sampai saat ini saya dan pedagang yang lain tidak pernah dapat undangan resmi sosialisasi aturan teknis pemanfaatan fasilitas pasar atau undangan resmi lotre kios/lapak di gedung baru pasar ploso yang bersebelahan Terminal, saya dan teman-teman Pedagang pasar yang lain juga meminta Bupati Jombang langsung turuntangan ke lapangan, supaya bupati Jombang tidak menerima laporan ABS “, pungkas nya.
Perlu diketahui selain bapak Yusuf Effendi pedagang buah-buahan masih banyak pedagang yang juga belum mendapatkan kios/lapak di gedung pasar baru timur jalan raya. (Ber)

