PRN Kediri | Kerja keras Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Kediri membuahkan hasil.DKPP Kabupaten Kediri menyampaikan data per 15 April kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) zero alias tidak ada kasus baru.
Catatan DKPP Kabupaten Kediri terakhir dari 253 kasus PMK, 247 sembuh, 1 mati dan 5 sembelih paksa. Kepala DKPP Kabupaten Kediri, drh. Tutik Purwaningsih berharap kasus PMK di Kabupaten Kediri tidak muncul lagi.
Kesembuhan total ini hendaknya dibarengi adanya kesadaran pedagang ternak menjaga kesehatan ternaknya dengan baik.
Tetap sinergi dengan petugas Kesehatan hewan DKPP Kabupaten Kediri untuk pengawasan dan pengobatan. “Kita pastikan sudah nol kasus PMK di Kabupaten Kediri. Namun peternak tidak boleh abai dan lengah akan kondisi kesehatan ternaknya. Harus dijaga dengan baik dan jangan sembarangan menjual atau membeli ternak dari luar daerah dan pastikan sapi sehat, ” katanya. drh. Tutik menambahkan, untuk pencegahan saat ini, vaksin tetap masif gak ada jeda dan berkelanjutan.
Hal ini untuk menjaga populasi sapi di Kabupaten Kediri agar terjaga dan kesehatannya tetap bisa dipertahankan.drh. Tutik meminta peternak konsultasi ke Keswan jika sapi sakit dan jika sapi tergejala PMK segera karantina agar tidak menular ke lainya.
“Tidak lama lagi Hari Raya kurban dan kita bersama sama berharap tidak ada PMK lagi di Kabupaten Kediri. Kita ingin sapi di Kediri sehat dan agar sapi sehat setiap pasaran pasar hewan sapi yang masuk kita periksa dan ini untuk pastikan sapi yang terjual semuanya sehat,” katanya.(ADInfo)

