By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
Notification Show More
Font ResizerAa
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
    • METRO JABODETABEK
    • KABAR POLISI
    • BISNIS
    • HIBURAN
    • OLAHRAGA
    • MATA LELAKI
    • SELEB
Reading: Pembagian Bantuan Ketahanan Pangan di Keras Kulon Dipertanyakan, Warga Kecewa Sistem Dibagi Rata
Share
Font ResizerAa
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
Search
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
    • METRO JABODETABEK
    • KABAR POLISI
    • BISNIS
    • HIBURAN
    • OLAHRAGA
    • MATA LELAKI
    • SELEB
Follow US
Beranda » Blog » Pembagian Bantuan Ketahanan Pangan di Keras Kulon Dipertanyakan, Warga Kecewa Sistem Dibagi Rata
KABAR JATIM

Pembagian Bantuan Ketahanan Pangan di Keras Kulon Dipertanyakan, Warga Kecewa Sistem Dibagi Rata

Redaksi
Last updated: 15 Mei 2026 8:15 am
Redaksi
Published: 15 Mei 2026
Share
SHARE

PRN Ngawi |  Pemerintah Desa Keras Kulon pada tanggal 6 Mei 2026, melaksanakan pembagian bantuan ketahanan pangan berupa beras dan minyak goreng kepada masyarakat. Bertempat di aula Desa Keras kulon, Dalam pembagian tersebut, setiap penerima disebut mendapatkan 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng. Program tersebut dikabarkan diatur langsung oleh Kepala Desa bersama perangkat desa setempat, dan juga liwat RT maupun RW.

Namun, berdasarkan hasil penelusuran media, pembagian bantuan tersebut diduga tidak sesuai dengan daftar penerima awal. Bantuan disebut dibagi rata kepada masyarakat, sementara sejumlah warga yang masih aktif, Hanya ASN yang masih aktif tidak dapet Beras maupun minyak, untuk pensiunan juga mendapatkan bantuan tersebut.

Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa sistem pembagian dilakukan secara merata kepada warga tanpa melihat data penerima yang sebelumnya telah tercantum dalam undangan. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan di kalangan masyarakat terkait mekanisme penyaluran bantuan ketahanan pangan tersebut.

Saat dikonfirmasi, Sekretaris Desa Keras Kulon menjelaskan bahwa program tersebut merupakan bentuk pemerataan bantuan kepada masyarakat. Menurut keterangannya, pembagian dilakukan agar seluruh warga bisa merasakan bantuan yang diberikan pemerintah desa.

Namun ketika ditanya terkait berita acara atau dokumen resmi pembagian bantuan, pihak desa disebut tidak memiliki berita acara tertulis. Penyaluran bantuan dilakukan secara door to door mulai dari Kepala Desa, perangkat desa, hingga diteruskan kepada RT dan RW setempat.

Salah satu warga penerima bantuan yang enggan disebutkan namanya mengaku kecewa dengan sistem pembagian tersebut. Ia menyebut seharusnya bantuan diberikan sesuai data penerima yang tercantum dalam undangan resmi, bukan dibagi rata kepada seluruh warga.

“Harusnya yang menerima sesuai undangan, tapi semuanya sudah ada perintah dibagi rata,” ujar warga tersebut kepada media dengan nada kecewa.

Sementara itu, media telah berupaya menghubungi Kepala Desa Keras Kulon, Samsul Hadi, guna meminta klarifikasi terkait polemik pembagian bantuan tersebut. Namun hingga berita ini diturunkan, yang bersangkutan belum memberikan respons baik melalui pesan WhatsApp maupun sambungan telepon.

Selain Kepala Desa, PJ Camat Gerih juga belum memberikan tanggapan saat dikonfirmasi media. Sikap tidak responsif dari para pejabat terkait menimbulkan pertanyaan masyarakat mengenai keseriusan pemerintah dalam menyelesaikan persoalan penyaluran bantuan ketahanan pangan di Desa Keras Kulon. Jat

You Might Also Like

Kodim 0825/Banyuwangi Laksanakan Upacara Pembukaan TMMD 111 TA 2021
Plt. Bupati Tulungagung  Pantau Persiapan Pilkades Serentak 2019
Tarif Promo Rp8 Spesial HUT RI Ke-81, KAI Commuter Area 8 Surabaya Cetak Rekor Volume Terbanyak di 2026
Satuan Reserse Kriminal Polres Tulungagung Mengamankan Seorang Mahasiswa dari Klaten
Sinden Muda Lintang Kairo Mengapresiasi Paguyuban Dalang Cilik Kabupaten Kediri Curi Perhatian Pengunjung CFD di Wates
TAGGED:NgawiPembagian Bantuan Ketahanan Pangan di Keras Kulon DipertanyakanWarga Kecewa Sistem Dibagi Rata
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trend Terkini
METRO JABODETABEK

SGN Dukung HUT ke-81 TNI, Salurkan 15 Ton Gula untuk Bakti Sosial dan 1,5 Ton untuk Pasar Murah

Redaksi
By Redaksi
6 Oktober 2026
Perkuat Ekosistem Tebu Rakyat, SGN dan ANPER Bangun Infrastruktur Jalan di Bantul
KPPU Dorong Mahasiswa Pahami Persaingan Usaha untuk Bangun Ekonomi Berdaya Saing
Swakelola Rp1,1 Miliar, Perkim Jombang Benahi Trotoar dan Drainase di 6 Ruas Jalan Kota
Jatim Fest 2026 Digelar, KAI Daop 8 Surabaya Hadirkan Promo Tiket Kereta hingga 30 Persen

Kategori Berita

  • Politik
  • Lawan Korupsi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Kabar JATIM
  • Nusantara
  • Opini
Menu Cepat
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik
  • Susunan Redaksi
  • Copyright
  • Disclaimer
SGN Dukung HUT ke-81 TNI, Salurkan 15 Ton Gula untuk Bakti Sosial dan 1,5 Ton untuk Pasar Murah
6 Oktober 2026
Di Hadapan 600 Wisudawan UNWAHA, Zulhas: Berani Itu Menentukan Masa Depan
5 Oktober 2026
Perkuat Ekosistem Tebu Rakyat, SGN dan ANPER Bangun Infrastruktur Jalan di Bantul
3 Oktober 2026
Sidak Sekolah Penerima Revitalisasi, Sekda Jombang Ingatkan Soal Tanggung Jawab
2 Oktober 2026
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
© Penarakyatnews.id 2026. All Rights Reserved. Developed by Marga
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?