By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
Notification Show More
Font ResizerAa
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
    • METRO JABODETABEK
    • KABAR POLISI
    • BISNIS
    • HIBURAN
    • OLAHRAGA
    • MATA LELAKI
    • SELEB
Reading: MPLS Ramah di SMPN 2 Tembelang: Tanamkan Karakter, Cegah Bullying, dan Wujudkan Sekolah Hijau Menuju Adiwiyata Nasional
Share
Font ResizerAa
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
Search
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
    • METRO JABODETABEK
    • KABAR POLISI
    • BISNIS
    • HIBURAN
    • OLAHRAGA
    • MATA LELAKI
    • SELEB
Follow US
Beranda » Blog » MPLS Ramah di SMPN 2 Tembelang: Tanamkan Karakter, Cegah Bullying, dan Wujudkan Sekolah Hijau Menuju Adiwiyata Nasional
ADVENTORIAL

MPLS Ramah di SMPN 2 Tembelang: Tanamkan Karakter, Cegah Bullying, dan Wujudkan Sekolah Hijau Menuju Adiwiyata Nasional

Redaksi
Last updated: 17 Juli 2026 7:31 am
Redaksi
Published: 17 Juli 2026
Share
SHARE

PRN JOMBANG – SMP Negeri 2 Tembelang mengawali Tahun Ajaran 2026/2027 dengan menyelenggarakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah yang berfokus pada pembentukan karakter, penguatan budaya sekolah, serta menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan bebas dari perundungan. Sebanyak 192 peserta didik baru yang terbagi dalam enam rombongan belajar mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh antusias.

Kepala SMP Negeri 2 Tembelang, Muchamad Shokhi, S.Pd., M.Pd., mengatakan seluruh peserta didik baru diwajibkan hadir sejak pukul 06.40 WIB. Kegiatan diawali dengan pembacaan sholawat dan doa bersama sebagai bentuk pembiasaan spiritual yang telah menjadi budaya sekolah.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi rutinitas pagi, tetapi juga menjadi sarana mengenalkan budaya sekolah kepada para siswa baru agar sejak hari pertama mereka dapat beradaptasi dengan lingkungan belajar yang religius, disiplin, serta penuh rasa kekeluargaan.

“Anak-anak kami harapkan sudah hadir pukul 06.40 WIB. Kegiatan dimulai dengan sholawat dan doa bersama hingga menjelang pukul 07.00. Ini menjadi pembiasaan sekaligus pengenalan budaya sekolah kepada peserta didik baru,” ujarnya.

Muchanad mengungkapkan rasa syukur atas tingginya kepercayaan masyarakat yang kembali memilih SMP Negeri 2 Tembelang sebagai tempat menempuh pendidikan.

“Alhamdulillah masyarakat masih mempercayakan putra-putrinya kepada SMP Negeri 2 Tembelang. Amanah ini menjadi tanggung jawab besar bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan,” katanya.

Dalam pelaksanaan MPLS, sekolah juga memberikan perhatian besar terhadap upaya pencegahan bullying. Berbagai langkah preventif dilakukan sejak dini agar tercipta lingkungan sekolah yang aman dan kondusif.

Menurut Shokhi, hingga saat ini kasus perundungan di SMP Negeri 2 Tembelang dapat dicegah berkat komitmen seluruh warga sekolah dalam membangun budaya saling menghormati dan peduli terhadap sesama.

“Insya Allah di SMP Negeri 2 Tembelang tidak pernah ada bullying. Semua sudah kami antisipasi sedini mungkin melalui pembinaan karakter, pengawasan guru, dan komunikasi yang baik dengan seluruh warga sekolah,” jelasnya.

Selain penguatan karakter, MPLS tahun ini juga diwarnai dengan kegiatan peduli lingkungan melalui program Sapo Saji Sapo (Satu Jiwa Satu Pohon). Dalam program tersebut, setiap warga sekolah diminta membawa satu tanaman untuk ditanam di lingkungan sekolah.

Tanaman yang dibawa pun tidak dibatasi harus bernilai mahal. Peserta didik bebas membawa tanaman yang mudah ditemukan di sekitar rumah, seperti cabai, terong, bunga, maupun tanaman produktif lainnya.

Program tersebut merupakan bagian dari upaya sekolah memperkuat budaya peduli lingkungan sekaligus mendukung penilaian Sekolah Adiwiyata.

“Kami tidak mewajibkan membawa tanaman yang mahal. Ada yang membawa cabai, terong, maupun tanaman lainnya. Yang terpenting adalah menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sejak dini. Program Satu Jiwa Satu Pohon ini menjadi bagian dari gerakan Adiwiyata, dan kami berharap SMP Negeri 2 Tembelang mampu lolos menjadi Sekolah Adiwiyata tingkat Nasional,” ungkapnya optimistis.

Selama MPLS, peserta didik juga mendapatkan berbagai materi edukatif dari sejumlah narasumber. Salah satunya menghadirkan Kapolsek Tembelang untuk memberikan penyuluhan mengenai bahaya kenakalan remaja, pencegahan bullying, serta pentingnya disiplin dalam berlalu lintas.

Melalui materi tersebut, sekolah berharap para siswa memiliki pemahaman sejak dini mengenai pentingnya menjaga perilaku, menghormati sesama, dan mematuhi aturan, baik di lingkungan sekolah maupun di tengah masyarakat.

Lebih jauh, Shokhi menegaskan bahwa konsep MPLS Ramah benar-benar diterapkan dalam seluruh rangkaian kegiatan. Tidak ada praktik yang mengarah pada kekerasan maupun tindakan yang membuat peserta didik merasa takut atau tertekan.

Ia menekankan bahwa kenyamanan harus dirasakan oleh seluruh warga sekolah, baik peserta didik, guru, maupun tenaga kependidikan. Dengan suasana yang positif, para siswa diharapkan mampu mengembangkan seluruh potensi, bakat, dan minat yang dimiliki.

“Sejak hari pertama kami ingin seluruh peserta didik merasa nyaman berada di SMP Negeri 2 Tembelang. Tidak hanya siswa, tetapi bapak dan ibu guru juga harus merasakan kenyamanan dalam bekerja. Jika suasana sekolah nyaman, anak-anak akan lebih mudah berkembang dan berani mengeksplorasi kemampuan serta bakat yang mereka miliki. Sekolah akan berupaya semaksimal mungkin mewadahi setiap potensi tersebut sesuai kemampuan yang dimiliki,” pungkasnya.

Melalui pelaksanaan MPLS Ramah yang dipadukan dengan penguatan karakter, pendidikan religius, kepedulian lingkungan, serta pencegahan bullying, SMP Negeri 2 Tembelang berharap mampu mencetak generasi yang berprestasi, berkarakter, peduli lingkungan, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

You Might Also Like

Dandim 0815/Mojokerto Resmikan Mushola Koramil 0815 /02 Trowulan
Perbakin Jombang Gelar Kejuaraan Menembak piala Kapolres Jombang 2018
Mana Cak Sholeh Yang Garang ke Gubernur Tapi Tidak ke Bupati Jombang : Faizuddin FM
RAT GAPOKTAN TANI MAJU DESA BERINGIN TERBAIK SEKECAMATAN BADAS
Polres Jombang Berkolaborasi dengan Guru, Edukasi Keselamatan Berlalu lintas Kepada Pelajar
TAGGED:JombangTanamkan Karakter
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trend Terkini
KABAR JATIM

Swakelola Rp1,1 Miliar, Perkim Jombang Benahi Trotoar dan Drainase di 6 Ruas Jalan Kota

Redaksi
By Redaksi
2 Oktober 2026
Sidak Sekolah Penerima Revitalisasi, Sekda Jombang Ingatkan Soal Tanggung Jawab
Pemkab Malang Realisasikan Hotmix Pendem Jatisari Pakisaji
Perkuat Ekosistem Tebu Rakyat, SGN dan ANPER Bangun Infrastruktur Jalan di Bantul
Di Hadapan 600 Wisudawan UNWAHA, Zulhas: Berani Itu Menentukan Masa Depan

Kategori Berita

  • Politik
  • Lawan Korupsi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Kabar JATIM
  • Nusantara
  • Opini
Menu Cepat
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik
  • Susunan Redaksi
  • Copyright
  • Disclaimer
SGN Dukung HUT ke-81 TNI, Salurkan 15 Ton Gula untuk Bakti Sosial dan 1,5 Ton untuk Pasar Murah
6 Oktober 2026
Di Hadapan 600 Wisudawan UNWAHA, Zulhas: Berani Itu Menentukan Masa Depan
5 Oktober 2026
Perkuat Ekosistem Tebu Rakyat, SGN dan ANPER Bangun Infrastruktur Jalan di Bantul
3 Oktober 2026
Sidak Sekolah Penerima Revitalisasi, Sekda Jombang Ingatkan Soal Tanggung Jawab
2 Oktober 2026
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
© Penarakyatnews.id 2026. All Rights Reserved. Developed by Marga
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?