By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
Notification Show More
Font ResizerAa
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
    • METRO JABODETABEK
    • KABAR POLISI
    • BISNIS
    • HIBURAN
    • OLAHRAGA
    • MATA LELAKI
    • SELEB
Reading: Kemnaker Gandeng GreatNusa dan Microsoft Siapkan Talenta AI Hadapi Perubahan Pasar Kerja
Share
Font ResizerAa
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
Search
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
    • METRO JABODETABEK
    • KABAR POLISI
    • BISNIS
    • HIBURAN
    • OLAHRAGA
    • MATA LELAKI
    • SELEB
Follow US
Beranda » Blog » Kemnaker Gandeng GreatNusa dan Microsoft Siapkan Talenta AI Hadapi Perubahan Pasar Kerja
METRO JABODETABEK

Kemnaker Gandeng GreatNusa dan Microsoft Siapkan Talenta AI Hadapi Perubahan Pasar Kerja

Redaksi
Last updated: 30 Juli 2026 10:44 am
Redaksi
Published: 30 Juli 2026
Share
SHARE

PRN Jakarta | Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menggandeng GreatNusa yang diluncurkan oleh Universitas Bina Nusantara (BINUS University) dan Microsoft Indonesia untuk memperkuat kompetensi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence /AI) serta keterampilan perangkat lunak bagi talenta digital Indonesia. Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya menyiapkan sumber daya manusia yang mampu menjawab kebutuhan industri di tengah pesatnya transformasi digital.

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengatakan, penguasaan kompetensi digital, khususnya AI, kini menjadi faktor penting dalam meningkatkan daya saing tenaga kerja. Karena itu, sinergi antara pemerintah, dunia pendidikan, dan sektor teknologi menjadi kunci untuk menyiapkan SDM yang mampu memenuhi kebutuhan industri sekaligus bersaing di tingkat global.

“Transformasi digital tidak bisa kita hindari. Karena itu, kita harus memastikan tenaga kerja Indonesia memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri. Kolaborasi dengan dunia pendidikan dan sektor teknologi menjadi langkah penting untuk mempercepat lahirnya talenta digital yang siap bersaing di tingkat global,” ujar Yassierli saat membuka AI Career Boost Day 2026 bertema Kolaborasi AI dan Talenta Indonesia: Meningkatkan Kompetensi, Memperluas Kesempatan Kerja di Jakarta, Selasa (28/7/2026).

Menurut Yassierli, perkembangan AI tidak semestinya dipandang sebagai ancaman bagi dunia kerja. Sebaliknya, teknologi tersebut membuka peluang lahirnya berbagai profesi baru yang membutuhkan keterampilan digital dengan tingkat kompetensi yang lebih tinggi. Mengutip World Economic Forum Future of Jobs Report 2025, ia menyebut sekitar 92 juta pekerjaan diproyeksikan terdampak disrupsi, namun pada saat yang sama akan muncul sekitar 170 juta jenis pekerjaan baru berbasis teknologi hingga 2030.

Perubahan kebutuhan pasar kerja itu juga tercermin dari meningkatnya permintaan terhadap tenaga kerja yang memiliki kemampuan AI. Berdasarkan data LinkedIn, kebutuhan talenta dengan keterampilan AI di Asia Tenggara meningkat 2,4 kali lipat. Sementara itu, sebanyak 69 persen pimpinan perusahaan di Indonesia mengaku enggan merekrut kandidat yang belum memiliki kemampuan AI. Data tersebut menunjukkan bahwa penguasaan AI kini telah menjadi kebutuhan nyata bagi angkatan kerja Indonesia.

Meski demikian, Yassierli menilai berkembangnya AI tidak identik dengan meningkatnya pemutusan hubungan kerja (PHK). Mengacu pada studi Anthropic tahun 2026, ia menjelaskan bahwa PHK dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari kondisi bisnis, daya saing perusahaan, hingga situasi makroekonomi.

“Otomasi berbasis AI hanyalah salah satu faktor, bukan penyebab utama,” ujarnya.

Karena itu, Kemnaker terus mengoptimalkan Balai Latihan Kerja (BLK) di berbagai daerah sebagai pusat pengembangan kompetensi yang selaras dengan kebutuhan industri. Pelatihan diselenggarakan mulai dari tingkat dasar hingga lanjutan, termasuk di bidang smart operation, melalui pembelajaran tatap muka maupun daring agar dapat menjangkau lebih banyak masyarakat.

Selain itu, Kemnaker juga mengembangkan layanan job fair daring guna mempercepat proses pencocokan antara pencari kerja dan kebutuhan dunia usaha.

Yassierli menambahkan, pemanfaatan AI justru dapat membuka peluang pertumbuhan lapangan kerja apabila didukung ekosistem pengembangan talenta yang kuat. Ia mencontohkan Kota Hyderabad di India yang mampu mencatat pertumbuhan perekrutan tenaga kerja hingga 11 persen berkat keberhasilan membangun ekosistem talenta digital yang terintegrasi antara pemerintah, dunia pendidikan, dan industri.

“Kalau kita mampu membangun ekosistem pengembangan talenta digital dengan baik, peluang yang sama juga bisa kita raih. Yang dibutuhkan adalah kolaborasi, keberanian beradaptasi, dan kesiapan SDM untuk menguasai teknologi baru,” katanya.

Yassierli menegaskan, “Kami ingin pelatihan, sertifikasi, dan akses terhadap peluang kerja menjadi satu ekosistem yang saling terhubung. Dengan begitu, masyarakat tidak hanya memperoleh keterampilan, tetapi juga memiliki jalur yang lebih cepat untuk masuk ke dunia kerja,” kata Yassierli.

Ia juga mengingatkan bahwa kemajuan teknologi harus berjalan beriringan dengan penguatan kemampuan yang menjadi keunggulan manusia. Menurutnya, empati, kemampuan berpikir kritis, ketepatan mengambil keputusan, serta kemampuan berkolaborasi merupakan kompetensi yang tidak dapat tergantikan oleh teknologi.

“No algorithm can replace empathy; no data set can replicate wisdom . AI harus dimanfaatkan untuk memperkuat kualitas manusia sehingga mampu mendukung terwujudnya visi Indonesia Emas 2045,” pungkas Yassierli.

(Biro Humas Kemnaker)

You Might Also Like

Segenap Aparat Kepolisian Bekasi Bersiaga Terkait Aksi Damai Ratusan Mahasiswa Pelita Bangsa
Gerakan Door To Door Vaksin Di Desa Jayamulya
Raih Sertifikat ISO Anti Penyuapan, Kemnaker Perkuat Sistem Pengawasan
PEMBAGIAN BLT DD TAHAP 6,7 DAN 8 CAIR, 112 KPM WARGA DESA MERAK TETAP UTAMAKAN PROKES
Awal Jabat Kapolsek Pondok Aren, Kompol Endy Mahandika Sambangi Warga Perigi Lama
TAGGED:JakartaKemnaker Gandeng GreatNusa dan Microsoft Siapkan Talenta AI Hadapi Perubahan Pasar Kerja
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trend Terkini
KABAR JATIM

Di Hadapan 600 Wisudawan UNWAHA, Zulhas: Berani Itu Menentukan Masa Depan

Redaksi
By Redaksi
5 Oktober 2026
Sinden Muda Lintang Kairo Mengapresiasi Paguyuban Dalang Cilik Kabupaten Kediri Curi Perhatian Pengunjung CFD di Wates
Pemkab Malang Realisasikan Hotmix Pendem Jatisari Pakisaji
PT. PRADHA KARYA PERKASA Sampaikan Hak Jawab Melalui Anggota TNI Terkait Pemberitaan Dugaan Limbah di Karangdiyeng
Swakelola Rp1,1 Miliar, Perkim Jombang Benahi Trotoar dan Drainase di 6 Ruas Jalan Kota

Kategori Berita

  • Politik
  • Lawan Korupsi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Kabar JATIM
  • Nusantara
  • Opini
Menu Cepat
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik
  • Susunan Redaksi
  • Copyright
  • Disclaimer
SGN Dukung HUT ke-81 TNI, Salurkan 15 Ton Gula untuk Bakti Sosial dan 1,5 Ton untuk Pasar Murah
6 Oktober 2026
Di Hadapan 600 Wisudawan UNWAHA, Zulhas: Berani Itu Menentukan Masa Depan
5 Oktober 2026
Perkuat Ekosistem Tebu Rakyat, SGN dan ANPER Bangun Infrastruktur Jalan di Bantul
3 Oktober 2026
Sidak Sekolah Penerima Revitalisasi, Sekda Jombang Ingatkan Soal Tanggung Jawab
2 Oktober 2026
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
© Penarakyatnews.id 2026. All Rights Reserved. Developed by Marga
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?