PRN Ngawi | Pemerintah Desa Jururejo, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi, kembali menggelar tradisi Syukuran Nyadran di kawasan Sendang Jrubong pada Jumat Wage. Kegiatan yang menjadi agenda tahunan ini berlangsung meriah dengan dihadiri warga, tamu undangan, unsur Forkopimcam, insan media, serta masyarakat dari desa sekitar.
Tradisi Nyadran diawali dengan acara selamatan yang digelar pada pagi hari. Warga bersama-sama memanjatkan doa sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, sekaligus memohon kesehatan, keselamatan, kelancaran dalam menjalankan aktivitas, serta hasil panen yang melimpah bagi seluruh masyarakat Desa Jururejo.
Memasuki siang hari, suasana semakin semarak dengan hiburan seni tradisional Gambyong yang dipadukan dengan pertunjukan Electone. Penampilan tersebut mampu menarik perhatian masyarakat dari berbagai kalangan yang memadati area Sendang Jrubong.
Pimpinan Pandansari Laras, Bambang, menyampaikan bahwa pelaksanaan Nyadran di Sendang Jrubong merupakan tradisi yang rutin dilaksanakan setiap tahun tepat pada Jumat Wage. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya menjadi bentuk pelestarian budaya, tetapi juga sebagai sarana mempererat tali silaturahmi antarwarga.
“Pada pagi hari dilaksanakan selamatan bersama dengan harapan seluruh warga selalu diberikan kesehatan, kelancaran rezeki, serta hasil panen yang melimpah. Setelah itu siang harinya masyarakat menikmati hiburan Gambyong dan Electone,” ujar Bambang.
Kepala Desa Jururejo, Andri Wika Cahyono menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh warga yang telah bergotong royong sehingga rangkaian kegiatan Nyadran dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Ia berharap tradisi tersebut terus dilestarikan sebagai warisan budaya bagi generasi mendatang.
Menurut Andri, kekompakan masyarakat merupakan kunci keberhasilan pelaksanaan kegiatan tahunan tersebut. Semangat kebersamaan yang ditunjukkan warga menjadi bukti bahwa budaya gotong royong masih terjaga dengan baik di Desa Jururejo.
Salah seorang warga Dusun Jrubong, Nanik, mengaku sangat senang dengan adanya kegiatan Nyadran yang selalu dinantikan setiap tahun. Ia menilai hiburan yang disajikan mampu mengakomodasi berbagai selera masyarakat, mulai dari penggemar Campursari hingga pecinta tari Gambyong.
Melalui pelaksanaan Syukuran Nyadran di Sendang Jrubong, Pemerintah Desa Jururejo bersama masyarakat berharap tradisi leluhur tetap lestari sekaligus menjadi momentum memperkuat persaudaraan, menjaga kerukunan, dan melestarikan seni budaya lokal yang menjadi identitas masyarakat Kabupaten Ngawi. (jat)


