PRN Ngawi | Pemerintah Kabupaten Ngawi melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) melaksanakan kegiatan Hari Bersih-bersih Sedunia atau World Cleanup Day sebagai bagian dari aksi sosial global tahunan untuk mengajak masyarakat bersama-sama mengatasi persoalan sampah serta menjaga kebersihan lingkungan.
Kegiatan kerja bakti tersebut dipusatkan di saluran belakang Pasar Besar Ngawi, tepatnya kawasan belakang Stadion Ngawi, pada pagi hari. Kegiatan melibatkan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Ngawi bersama unsur kewilayahan dan aparat keamanan.
Sekitar 100 peserta mengikuti kegiatan tersebut. Masing-masing bidang dari OPD yang diundang mengirimkan sekitar tiga hingga empat orang, termasuk pejabat kepala bidang. Turut hadir Tim URC, Camat Ngawi, Pemerintah Desa Beran, Polsek Ngawi Kota, Koramil Ngawi serta sejumlah OPD terkait.
Beberapa unsur yang hadir di antaranya Kasad Pol PP, Dinas Perhubungan, Pemerintah Desa Beran, Polsek Ngawi Kota dan Koramil Ngawi. Dari Kasad Pol PP hadir Peggy Yudho Subekti, dari Dishub Agus Sutopo, sedangkan Pemerintah Desa Beran diwakili Kepala Desa Beran Agus Supriyadi. Polsek Ngawi diwakili Bhabinkamtibmas Kota.
Para peserta mengenakan seragam sesuai instansi masing-masing. Petugas DLH menggunakan seragam lapangan, sementara peserta lainnya mengenakan pakaian kerja bakti. Kegiatan dimulai pukul 07.00 WIB dan berakhir sekitar pukul 09.00 WIB.
Untuk mendukung kegiatan, berbagai peralatan disiapkan, antara lain sapu, cikrak, sabit, garuk, karung atau trash bag, sarung tangan serta gergaji yang digunakan oleh Tim Taman. Panitia juga menyediakan sarapan pagi dan minuman bagi para peserta setelah melaksanakan kerja bakti.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Ngawi, Dodi Aprilasetia, menyampaikan bahwa kegiatan World Cleanup Day menjadi momentum bersama untuk menekan jumlah limbah padat sekaligus membersihkan sampah yang berada di saluran air dan berpotensi mencemari lingkungan.
“Dengan kegiatan Hari Bersih-bersih ini, kita bersama OPD lainnya tahun ini bisa membersihkan saluran yang berada di Dusun Wareng, Desa Beran. Harapannya lingkungan menjadi lebih bersih dan persoalan sampah dapat ditekan,” ujar Dodi.
Sementara itu, Kepala Desa Beran Agus Supriyadi mengimbau masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan. Menurutnya, pemerintah desa telah menyediakan fasilitas bank sampah yang dapat dimanfaatkan warga. “Untuk pembuangan sampah, kita sudah menyediakan bank sampah. Warga tidak boleh membuang sampah di sembarang tempat, agar lingkungan kita tetap bersih, aman, nyaman dan tenteram,” pungkasnya. (Jat).


