PRN MADIUN – Pemerintah Kabupaten Madiun melalui Dinas Pertanian dan Perikanan bidang peternakan dalam mengantisipasi jelang Lebaran qorban menurunkan dokter hewan untuk memeriksa hewan yang hendak di qorban tahun ini.
Pemeriksaan yang dilakukan setiap tahun menjelang hari raya qorban bertujuan agar hewan yang hendak di qorbankan ini benar-benar terbebas dari penyakit yang mana daging qorban ini natinya juga dinikmati oleh masyarakat Madiun pada khususnya.
Menanggapi hal ini Bagus Sri Yulianto seorang dokter hewan yang diturunkan oleh Dinas Pertanian dan Perikanan memberikan paparan kepada Pena Rakyat News terkait pentingnya kegiatan ini dilakukan.
Menurut Bagus SY, tujuan memberikan pembinaan ini adalah memberikan rasa keamanan batin dan ketentraman masyarakat, pasalnya hewan yang hendak di qorban harus memenuhi standart syariat ASUH (Aman, Sehat, Utuh dan Halal).
Bagus SY selaku selaku Kasi Kesmavet (Kesehatan Masyarakat Veteliner) juga menambahkan dalam tahun ini pemerintah Kab. Madiun melalui Dinas Pertanian dan Perikanan akan menyembelih qorban 1200 sapi, 12.000 kambing dan 200 domba.
Berbeda dengan Ponasri, seorang pedagang hewan qorba yang sudah berpengalaman 10 tahun ini, dirinya juga selalu menjaga kesehatan hewan qorban dagangannya ini, dan biasanya menurut Ponasri kalau hewan dagangannya ini sakit dirinya selalu menyiapkan parutan kunyit/kunir sebagai obat tradisional ala Ponasri.
Diakhir paparannya Bagus menyarankan kepada semua pihak agar berhati-hati dalam memilih atau membeli hewan qorban terutama mata tidak buta, telinga tidak korep, mulut hewan tidak boleh luka dan yang utama hewan qorban sudah poel. (toni).

