PRN MOJOKERTO – Selang beberapa tahun setelah keluar dari masa pesakitan di Lapas Klas IIB para mantan narapidana dari berbagai kasus yang tergabung di Pondok Pesantren At-Taubah mengadakan pengajian rutin.
Pada acara pengajian rutin untuk yang kesekian kalinya, pada hari minggu 19/8/18 Kantor LDNU Jln Ahmad Basuni Sooko Kab. Mojokerto, pukul : 19.00 WIB menitik beratkan kepada pemantapan secara aqlak spiritual dengan tujuan para santri yang hadir lebih mantab untuk menjalani kehidupan di masyarakat.
Dalam acara yang penuh makna ini dihadiri tidak kurang dari 50 orang mantan napi dan juga didukung oleh petugas polisi Lapas Klas IIB Mojokerto, Kasi Binadik Nuriduqa Junaidi dan mantan petugas Lapas yang selalu dekat dengan santri H. Kurdi.
Dari berbagai permasalahan pidana yang pernah dialami oleh para exs Napi tidak mengurangi keakrapan dan persaudaraan diluar jeruji besi.
Sementara dalam acara ini juga dihadiri oleh Al-Mukharrom Romo K. H. Abdul Adzim Alwi dari LDNU Kabupaten Mojokerto yang selalu memberikan bimbingan rohani di Lapas Klas IIB Mojokerto dan juga pada acara pengajian rutin.
Diakhir acara paling membuat terkesan celoteh Pak Carik selaku ketua suku dan Arif yang senior dan dekat dengan para napi saat itu memberikan paran suka duka saat di dalam pondok At-taubah yang membuat cairnya suasana pengajian rutin.
Pamungkas dalam keterangannya Kasi Binadik Nuriduqa yang sudah menjabat selama 9 bulan yang sebentar lagi mutasi ke Rutan Medaeng, dan dalam kesempatan pengajian rutin ini sekalian berpamitan. (aji).

