PRN NGAWI – Keseriusan pemerintah Kabupaten Ngawi dalam e-goverment dan penanggulangan korupsi bukan hanya sebatas slogan saja, setelah deklarasi dan louncing integrasi e-planning dan e- budgeting yang di hadiri Komisi Pemberantasan Korupsi(KPK) tanggal 28 november2017 lalu.
Sistem perencanaan dan penganggaran di Kabupaten Ngawi menjadi rujukan beberapa kabupaten sekitar untuk melakukan study tiru ke pemerintahan kabupaten Ngawi. Setelah Kabupaten Tulungagung menyusul,Kabupaten Semarang juga melakukan study tiru di kabupaten Ngawi, terkait mekanisme integrasi e-planning dan e-budgeting. Rombongan Kabupaten Semarang yang di komandoKepala Bidang (Kabid) Aplikasi dan Informatika pada Dinas Komunikasi dan Informatika(Kominfo) kabupaten semarang”Yiyi Setyaningtyas,sos,MT. Terdiri dari beberapa OPD di antaranya Dinas Komnifo, Bapedda, Badan Keuangan, Inspektorat dan Bagian Organisasi.
Ibu yiyik setyaningtyas mengatakan saat di konvirmasi”berdasarkan rekomendasi KPK, kedatangan ke Ngawi berkaitan Pelaksanaan Sistem Pemerintah Berbasis Elektronik (SPBE)khususnya sistem integrasi e-planning dan e-budgeting,menurut KPK,Kabupaten Ngawi sudah berhasil melakukan integrasi perencanaan dan penganggaran secara online. Perencanaan dan penganggaran memang menjadi konsen KPK dalam pencegahan korupsi,karena banyak pidana korupsi berawal dari perencanaan yang tidak terintegrasi secara jelas dan banyak kegiatan yang bersifat tiba-tiba tanpa melalui Musrenbang “terangnya.
Sementara Kepala Bappelitbang Kabupaten Ngawi Indah Kusumawardhani, mengatakan “sangat mengapresiasi atas kunjungan kerja Kabupaten Semarang ke Ngawi. Merupakan pencapaiankhususKabupaten Ngawi di apresaiasi Daerah lain, tentang PenyelenggaraanSistem Pemerintah Berbasis Elektronik (SPBE), khususnya sistem integrasi e-planning dan e-budgeting,sehingga bisa memotifasi lebih semangat lagiuntu pemerintahan kabupaten Ngawi”, jelasnya.
Jurnalis : Wixke.

