PRN Mojokerto – Siang ini Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Mojokerto dibanjiri warga pendukung calon wakil presiden Sandiaga Uno, pasalnya Calon wakil presiden ini bertandang ke Lapas Klas IIB Mojokerto besuk Kepala desa Sampang Agung yang di tahan terkait UU Pemilu. 2/1/19.
Kedatangannya Cawapres kali ini untuk memberikan dukungan mental, “Pak Lurah justru memberikan kerajinan kepada saya, padahal saya tidak bawa apa-apa. Ini kerajinan dari koran bentuk burung Merak. Katanya mudah-mudahan semakin berkembang,” ungkapnya.
Lebih lanjut Sandiaga mengatakan, kedatangannya tidak ingin mengomentari terkait proses hukum tapi kedatangannya untuk memberikan semangat, Menurutnya, tanggal 17 Februari 2019, sudah selesai dalam penjalani masa tahanan dan diharapkan jika kasus tersebut menjadi peristiwa yang penting dalam asas demokrasi.
Sandiaga Uno berpesan kepada mantan Kades Sampangagung untuk terus berdoa dan makan. Karena mantan Kades mengeluh susah makan dan tidur selama di dalam Lapas Klas IIB Mojokerto. Menurutnya, karena di dalam mantan Kades tersebut harus berbagi kamar dengan narapidana lainnya.
Sandi menambahkan, jika dalam materi debat yang diusung diantaranya hukum, HAM, korupsi dan terorisme. Soal hukum, bagaimana menghadirkan rasa keadilan, Sandi menegaskan, hukum jangan tajam ke bawah seperti yang dialami mantan Kades Sampangagung tapi tumpul ke atas. Yakni ke pejabat-pejabat besar.” jelasnya. (bo)

