PRN Bantaeng – Inspektorat Kabupaten Bantaeng kumpulkan puluhan Kepala Desa untuk menyatukan persepsi terkait program yang dilaksanakan di desa dengan harapan dapat bersinergi dengan APIP, Selasa (4/2/2020) di Aula kantor Inspektorat.
Selain silaturrahmi, pertemuan tersebut juga dilakukan untuk memperkenalkan dua program unggulan Inspektorat yang mulai diterapkan. Pertemuan itu dihadiri Inspektur Inspektorat Kabupaten Bantaeng, Muhammad Rivai Nur, SH, M.Si, Ketua APDESI Bantaeng, Andi Supriadi dan puluhan Kades.
Pada pertemuan tersebut Kepala Inspektorat mengharapkan seluruh Kepala Desa dapat berkolaborasi bersama dalam melaksanakan berbagai prrogram Pemerintah dan desa dapat dilaksanakan sesuai aturan serta regulasi agar bisa bekerja lebih tenang.
KADES. Puluhan Kepala Desa (Kades) melakukan pertemuan di kantor Inspektorat terkait 2 inovasi program unggulan Inspektorat Bantaeng. (foto: KN.ID)
“Intinya melalui dua program unggulan yang segera dilaksanakan lebih mengedepankan pola pendekatan, pencegahan atau asistensi bukan penindakan. Kami tidak ingin melihat ada teman kepala desa yang terlibat masalah hukum,” ungkap Rivai Nur, yang disambut aplaus puluhan Kades.
Dikatakan, sedapat mungkin tim kerja di Inspektorat akan melayani pengaduan dan asistensi dari para Kades. Proses asistensi dimulai pada perencanaan hingga selesai. Jadi tidak ada alasan kalau auditor tidak tahu persoalan yang terjadi di pemerintah desa.
“Kami berharap dukungan dan kerjasama para Kepala Desa dan Ketua APDESI terhadap program yang akan kami lakukan. Sebaliknya, kami juga akan memberikan reward bagi kades berprestasi, termasuk pendamping desa,” jelas dia.
Kepala Inspektorat Bantaeng juga mengaku akan terus melakukan upaya dan pembenahan sistim. Dengan begitu lembaga pengawasan internal Pemerintah ini bisa melakukan monitoring terhadap berbagai kegiatan di desa.
Dua program unggulan Inspektorat ini juga, imbuhnya, segera dibuatkan peraturan bupati (Perbup). Sehingga program ini akan berkesinambungan. Jadi siapapun menjadi Kepala Inspektorat, program ini akan tetap berjalan.
Ketua Apdesi Bantaeng, Andi Supriadi, dan seluruh Kepala Desa yang hadir sangat mengapresiasi dan mendukung program inovasi yang diciptakan Kepala Inspektorat Bantaeng. Sebab lewat program tersebut dapat menjadi wadah bagi kades bila membutuhkan penjelasan atau tempat mengadu.
Menurutnya, program Inspektorat ini sangat bagus dan para kades sangat mengapresiasinya. Karena lewat program ini nantinya membuat kades lebih dekat dengan Inspektorat. Dulunya ketika ada masalah arau sesuatu, hanya komunikasi sesama Kades dan saling bertanya ketika ingin melakukan kegiatan.
“Tapi dengan hadirnya inovasi Kepala Inspektorat, kami seakan telah memiliki tempat curhat atau pengaduan guna mendapatkan solusi dari berbagai hal yang dialami aparat desa,” kata Andi Supariadi. (syam)

