
Oleh: Ahmad Syafii
Allah Swt. dalam al-Qur’an telah berfirman tentang ancaman iblis sebagai berikut; Dan aku benar-benar akan menyesatkan mereka, dan akan membangkitkan angan-angan kosong pada mereka dan menyuruh mereka (memotong telinga-telinga binatang ternak), lalu mereka benar-benar memotongnya, dan akan aku suruh mereka (mengubah ciptaan Allah), lalu benar-benar mereka mengubahnya. Barangsiapa yang menjadikan syaitan menjadi pelindung selain Allah, maka sesungguhnya ia menderita kerugian yang nyata (QS. Al Nisa’ : 119).
Terjemahan ayat tersebut menggambarkan ulah Iblis yang telah mengibarkan bendera peperangan terhadap manusia sebagai sama-sama ciptaan Allah Swt. Target utamanya adalah jangan sampai kesuksesan manusia mengalami keberhasilan yang gemilang dengan menjadi manusia yang tunduk dan patuh terhadap perintah-perintahNya. Sedangkan iblis telah mendapatkan keberhasilan dalam peran sertanya menghempaskan Adam dan hawa dari Surga. Sehingga diharapkan dengan sangat ambisus sampai kepada anak cucu Adam agar tak ada harapan kembali ke Suraga kelak setelah hari Kebangkitan (kiamat) dengan jalan memblokir usaha manusia dalam melakukan kebaikan dan amal shaleh. Pernyataan Iblis tersebut sebagaimana dalam al Qur’an Surat al A’raf ayat 16 dan 17 sebagai berikut:
Terjemah ayat 16: “Karena Engkau telah menghukum saya tersesat, saya benar-benar akan (menghalang-halangi) mereka dari jalan Engkau yang lurus” (QS. al A’raf : 16).
Terjemah ayat 17: “kemudian saya akan mendatangi mereka dari muka dan dari belakang mereka, dari kanan dan dari kiri mereka. Dan Engkau tidak akan mendapati kebanyakan mereka bersyukur (taat)” (QS. al-A’raf : 17).
Maka selanjutnya Iblis membagi beberapa divisi tempur kepada anak turunnya untuk kepentingan melestarikan misi Iblis dalam menggelincirkan manusia dari arah jalan yang lurus.
Pembagian divisi tempur di uraikan oleh Syeikh Imam Nawawi Al Bantani dalam kitab kuning Maraqil Ubudiyyah sebagai Syarah kitab kuning Bidayatul Hidayah yang dalam keterangannya bahwa bahwa 9 anak iblis memiliki nama yang mana dalam tersebut sebagai divisi penyerangan kepada anak cucu Adam nama komandan sekaligus sebagai nama divisi. Tugas nama 9 divisi tempur tersebut diantaranya adalah:
Pertama divisi Khinzib; Setan Khinzib dengan tugas utama memicu rasa kawatir bagi manusia agar selalu was-was dalam kegiatan ibadah shalat. Salah satu diantaranya adalah dengan membuat lupa seperti rakaat shalat atau menggelincirkan lidah sehingga salah dalam membaca lafadz ayat.
Kedua divisi Zalanbur; Setan Zalanbur dengan tugas utama menggoda para bisnismen baik sekala kecil dipasar-pasar tradisional maupun skala besar pada pasar modern. Sehingga dalam melakukan transaksi jual beli mengaktifkan syaraf pemicu yang membisikkan atau mempengaruhi supaya melakukan dusta dan menipu, selain itu memuji-muji suatu dagangannya sendiri, mencuri ukuran serta bersumpah serapah.
Ketiga divisi A’war; Setan A’war dengan tugas utama gemar zina. A’war selalu meniupkan rasa kehangatan pada kelamin pria. Dengan mengaktifkan gairah hingga pada kelamin melalui hipnoterapi tiupannya dapat mendorong untuk melakukan perbuatan zina yang tak tertahankan, apalagi bagi wanita yang telah menikah akan ditambah kehangatannya melebihi istrinya sendiri seorang target.
Keempat divisi Wasnan; Setan Wasnan jenis setan tidur dengan tugas utama membuat berat kepala dan kelopak mata sesorang sehingga susah bangun untuk mengerjakan shalat dan kebaikan namun begitu bangun mengarahkan bisikan melalui berbagai cara bahkan syaraf sesorang untuk melakukan perbuatan nista seperti zina dan segala bentuk keburukan lainnya.
Kelima divisi Walhan; Setan Walhan dengan tugas utama menimbulkan keraguan rasa dan was-was dalam bersuci (Thaharah).
Keenam divisi Dasim; Setan Dasim dengan tugas utama berdampingan dan menemani seseorang yang tengah makan atau ketika akan memasuki rumah dengan tanpa menyebut nama Allah Swt. serta menggoda di tempat tidur manusia serta agar tidak menyebut nama Allah Swt. termasuk juga suka menimbulkan permusuhan di antara suami istri agar terjadi perceraian.
Ketujuh divisi Tabar; Setan Tabar adalah setan musibah dengan yugas utama mempengaruhi wanita untuk berteriak dan menjerit serta melayangkan tamparan baik diri sendiri atau kepada orang lain dengan bicara nerocos sehingga menimbulkan ketidakbaikan.
Kedelapan divisi Mathun; Setan Mathun adalah setan yang mempengaruhi manusia melalui lidah manusia itu sendiri, diantaranya adalah dengan menghembuskan issu atau info bohong, statemen keji, dan menyakiti hati orang lain, dan dapat merugikan orang lain, serta memberikan fitnah lainnya. Selain itu setan Mathun dapat memalingkan pandangan manusia dengan membuaikan keindahan seperti tubuh lawan jenis sehingga memudahkan misi Mathun tersebut setidaknya enak memandang lawan jenis yang bukan miliknya.
Kesembilan divisi Abyadh; Abyadh memiliki tugas utama mempengaruhi para nabi dan wali Allah Swt. agar berpaling dan lupa tuagas dari Allah Swt.
Semua strategi telah diatur oleh masing-masing divisi berserta komandan tempur setan tersebut agar manusia tergelincir dalam kesesatan, disinilah kerugian manusia akan nampak dirasakan dengan nyata ketika mengikuti bujuk rayu dan tipu daya setan. Sehingga acap kali manusia mendapati kealpaan.

