PRN MOJOKERTO | Pengasuh pondok pesantren Al Istiqomah II Merak Bendunganjati Pacet tergolong pemberani, dimasa nuw normal adakan kegiatan HUT Kemerdekaan RI ke 75 tanpa menggunakan masker. 20/8/20.
Berdasarkan pengaduan warga Merak kepada Pena Rakyat News, menyebutkan bahwa terdapat kegiatan bagi anak-anak pondok dan juga anak dari luar pondok cukup ramai dan tidak ada satupun yang menggunakan masker.
Hal ini benar adanya dari komfirmasi awak media langsung kepada Gus Rozak selaku penanggungjawab dari pondok pesantren Al Istiqomah II dan menerangkan bahwa kegiatan ini atas inisiatif anak-anak pondok.
Masih dalam keterangan Gus Rozak, terkait ijin keramaian dimasa Covid, Gus Rozak menyatakan tidak ada ijin sebab dirinya tidak mau ribet.
“Saya tidak ijin ke desa mas sebab harus pakai surat-surat dan pasti ribet” ungkap Gus Rozak.
Sementara terkait dengan suasana covid-19 ini tampak terlihat panitia kegiatan tidak menyiapkan apapun untuk keamanan artinya panitia pondok abaikan protokol kesehatan, pasalnya tidak ada satupun panitia atau peserta menggunakan masker.
Lebih lanjut menurut pengunjung yang tidak bersedia disebut namanya bahwa kegiatan ini sudah berjalan selama 3 hari ini. (Gun/dedy).


Itu tidak benar. Jika salah mengapa tidak dinasehati dengan tutur kata yang baik, bukan malah dijadikan bahan kesempatan mendapatkan keuntungan dari masalah ini. Kalau masalah ini saja sudah disebar luaskan kepada seluruh dunia lewat media massa, mengapa yang pihak-pihak yang berjudi di tempat yang sama, desa yang sama dibiarkan saja, mereka berani membayar ganti rugi kepada pihak berwajib. Kalaupun hal ini melanggar aturan atau hukum mengapa tidak dikenakan denda atau sanksi sosial kepada masyarakat.