PRN Sumenep | Guna untuk memberantas peredaran dan pengguna narkoba di Kabupaten Sumenep, Forkopimda Kabupaten Sumenep bersama dengan Pemerintah Desa, menggelar Sosialisasi dan Pembentukan penggiat anti narkoba serta deklarasi kampung tangguh narkoba, yang dikukuhkan langsung oleh Achmad Fauzi Wakil Bupati Sumenep. Yang digelar di balai Desa Kalianget Barat, Kecamatan Kalianget Kabupaten Sumenep. Senin 21/12/2020.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Achmad Fauzi (Wakil Bupati Sumenep), dan dihadiri AKBP Darman SIK (Kapolres Sumenep) beserta Kapolsek Kalianget, Letkol Inf Nur cholis A.md (Komandan Kodim 0827 Sumenep) beserta Danramil Kalianget, Kepala BNNK Sumenep yang diwakili H. Rahwini Suwandi SH.MH (Penyuluh narkoba Ahli Muda), pihak kecamatan Kalianget, Suharto Kades Kalianget Barat beserta sejumlah penggiat anti narkoba Desa Kalianget Barat, sejumlah LSM dan awak media.
Naskah deklarasi di bacakan langsung oleh Suharto selaku Kepala Desa setempat, yang diikuti oleh sejumlah penggiat anti narkoba Desa Kalianget Barat, yang hadir pada acara itu, dan dilanjutkan penandatanganan kesepakatan oleh semua pihak serta penyerahan rompi kepada penggiat anti narkoba yang dilakukan oleh Wakil Bupati Sumenep, yang menandakan pengukuhan dan peresmian kampung tanggung di Desa Kalianget Barat.
Atas nama Pemerintah Kabupaten Sumenep, Achmad Fauzi dalam sambutannya berharap, dengan adanya kegiatan seperti ini bisa mengurangi adanya peredaran dan penyalahgunaan narkoba di wilayah Desa Kalianget Barat dan sekitarnya.
“Peredaran narkoba saat ini semakin marak yang masuk di semua kalangan masyarakat, khususnya para generasi muda kita yang menjadi sasaran utama dan telah banyak yang tersandung dengan kasus penggunaan narkoba, dari kalangan SD, SMP, SLTA dan seterusnya.” Ucap Wakil Bupati Sumenep.
Karena dari itu, semua sepakat menyatakan perang terhadap narkoba, karena narkoba bisa menghancurkan bangsa dan negara tanpa melakukan perang dari musuh negara. Maka itu, hukuman mati bagi gembong narkoba itu adalah putusan yang paling tepat.
Selain itu, Achmad Fauzi menjelaskan bahwa, narkoba bisa merusak tatanan masyarakat, karena narkoba bisa memicu munculnya kejahatan yang bisa merusak sistem tatanan masyarakat yang bisa mengancam keamanan negara.
“Maka dari itu kami menyerukan kepada semua pihak untuk melawan narkoba, jangan biarkan para generasi muda bangsa kita menjadi budak penyalahgunaan dan peredaran narkoba. Peran serta orang tua, harus ikut mengawasi pergaulan anak-anaknya di era globalisasi ini, karena pergaulan menjadi faktor utama yang bisa menjerumuskan dalam penggunaan narkoba.” Tutur Fauzi.
Dalam acara tersebut, Achmad Fauzi selaku Wakil Bupati Sumenep menegaskan kepada semua pihak yang hadir bahwa, acara ini bukan hanya sebagai formalitas saja, dan dirinya berharap kepada segenap penggiat narkoba Desa Kalianget Barat yang telah diresmikan, bisa memberantas narkoba di Desa Kalianget Barat, supaya menjadi desa yang bersinar (bersih dari narkoba).
“Untuk itu kami berharap kepada penggiat anti narkoba, bener-bener bisa memberantas narkoba. Dengan melakukan langkah langkah gerakan sosial dan moral, agar tidak punya ruang bagi pengedar narkoba di Desa Kalianget Barat.” Pinta Fauzi.
Selain itu dikesempatan yang sama, AKBP Darman SIK (Kapolres Sumenep), berharap dengan adanya kegiatan diresmikan kampung tangguh narkoba, semoga bisa menjadi aspirasi untuk desa-desa yang lain untuk menggiatkan kembali pencegahan adanya narkoba.
“Mari kita bersama-sama semangatkan bagi generasi muda yang sudah terpapar, agar bisa melakukan rehabilitasi yang sudah pemerintah siapkan.” Pungkas Kapolres.
Kapolres Sumenep, menghimbau kepada masyarakat untuk bersama sama membantu Polri, TNI dan BNNK untuk memberantas narkoba, bagi generasi muda jangan sampai terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba, dan kita semua akan mendukung untuk menyukseskan kegiatan kampung tangguh narkoba. (Erfandi

