PRN SAMPANG| Jalan poros Desa di dusun Tlagah Barat, Desa Tlagah, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang mengalami kerusakan parah. Di musim penghujan, jalanan tak ubahnya adonan bubur. Jika tak berhati-hati pengguna jalan berpotensi tergelincir. Jumat (12/03/2021).
Meski pemerintah pusat telah mengucurkan dana desa sejak tahun 2016, nampaknya pemanfaatannya hingga 2021 masih belum maksimal bagi pembangunan desa.
Terbukti di dusun Tlagah Barat. Warga harus ekstra berhati-hati melintas jika tak ingin tergelincir. Kadir (samaran, red), warga setempat, berharap adanya perbaikan jalan penghubung antara Desa Tlagah-Tebanah.
“Kami sangat berharap setidaknya memberinya tanah Urug untuk meratakan jalan yang sangat licin dan genangan air bila memasuki musim hujan,” harapnya.
Terkait permasalahan jalan ini, PRN mencoba meminta konfirmasi dan pejelasan pada Kepala Desa. Ditemui di tempat kerjanya, Chotibul, Kepala desa menjelaskan bahwa jalan yang dimaksud sudah pernah dilakukan perbaikan.
“Sudah pernah dikerjakan untuk perbaikan, karena ada link juga dari Kabupaten, berhubung sekarang musim hujan maka air meggenangi area jalan tersebut hingga menyebabkan kerusakan,” kata Kades.
Mendapatkan keterangan demikian, awak media mencoba mengkonfirmasi link kabupaten yang dimaksud oleh Chotibul. Untuk diketahui, LINK yang dimaksud dalam rilis ini berkaitan dengan oknum penghubung yang dapat membantu menghubungkan agar proses pengerjaan proyek tidak harus melalui prosedur.
Terkait hal ini, Camat Banyuates, Fajar Sidiq S.STP, M.Si, membantah apa yang disampaikan oleh kepala deaa Tlagah.
“Gak ada link mas, yang ada itu melalui mekanisme perencanaan dan pengusulan melalui musyawarah Desa, Kecamatan dan Kabupaten, Intinya harus melalui usulan dari Desa dengan mekanisme musyawarah mas, Dengan sumber pendanaan, DD/ADD, jika tdk memungkinkan, APBD Kabupaten, APBD provinsi, Sumber pendanaan lainnya, Hibah / BK /atau pendanaan lainnya.” Jelasnya.
Lebih dari bantah membantah pernyataan, masyarakat menantikan solusi dan perhatian serta keseriusan pemerintah untuk memaksimalkan pembangunan mulai dari desa.(AL)

