MAGETAN, PRN.id – Rusaknya jalan penghubung antara Desa Karas – Desa Sobontoro – Desa Prampelan membuat masyarakat merasa kecewa, sebab jalan yang dulunya baik dan halus sekarang malah jadi hancur dan rusak.
Rusaknya jalan tersebut diduga dikarenakan banyaknya truk dari galian C yang bermuatan melebihi tonase yang melewati jalur tersebut.
Parno yang tinggal di Sobontoro mengatakan, dulu sebelum ada galian – galian jalan tersebut tidak rusak seperti ini malah.
“Tetapi sekarang semenjak dilewati truk yang bermuatan tanah urug itu jalan di sini malah menjadi rusak parah seperti saat ini,” ucap Parno.
Sementara, Kepala Desa Sobontoro Yusuf Masyhuri saat dikonfirmasi mengatakan, “ Dinas PU Magetan setidaknya melakkukan perawatan dulu kalau memang belum ada anggaran”. Minggu (23/7).
“Karena jalan tersebut merupakan akses jalan warga dan anak sekolah, akibat rusaknya jalan tersebut kadang juga ada korban kecelakaan mulai dari luka ringan sampai luka berat,” jelasnya, Senin (24/7).
Kades juga menambahkan seharusnya dari pihak penambang atau PT Waskita itu juga ikut pedulilah terkait jalan tersebut.
“Karena rusaknya jalan tersebut kebanyakan di lewati truk bermuatan tanah urug yang di kirim ke PT Waskita Karya untuk pembangunan Tol Ngawi – Kertosono tersebut,” tambah lurah Sobontoro kepada tim media ini. (tim/nt)

