SURABAYA, PRN.id – PERBAKIN (Persatuan Menembak dan Berburu Indonesia) Kota Surabaya masih komitmen terhadap kegiatan menembak dan berburu bagi para anggota Perbakin, pernyataan tersebut di dukung beberapa anggota Perbakin dari beberapa tempat di Wilayah Provinsi Jawa Timur, atas permintaan Bupati Dompu dan Bima serta undangan dari Perbakin Rinjani Nusa Tenggara Barat yang sangat diresahkan dengan adanya serangan hama Babi Hutan.
Berawal dari hal tersebut, Perbakin Kota Surabaya dan beberapa Anggota Perbakin Jawa Timur melaksanakan kegiatan Bakti Sosial dan Safari Berburu NTB tahun 2017 yang berlangsung mulai tanggal 26 Juli s.d. 7 Agustus 2017.
Sementara untuk wilayah Jawa Timur sendiri sebenarnya juga sangat membutuhkan bantuan dari Perbakin, sebab serangan hama babi hutan juga dirasa sangat meresahkan para petani.
Untuk saat ini memang pengurusan izin berburu di Propinsi ini masih dalam proses di BKSDA setempat. Pengurusan izin ini masih berkutat di sekitar teknis survey jumlah hewan buruan di suatu lokasi yang diinginkan, hal tersebut diungkapkan oleh Sekretaris Perbakin Kota Surabaya, Dhani Artono, S.H. saat dikonfirmasi oleh Wartawan di Kantor Perbakin Surabaya.
Menurut Mas Dhani, Perbakin hanya bermaksud untuk membantu petani di beberapa daerah di Jawa Timur yang mengeluh dengan adanya tanaman Ubi dan Jagungnya yang dirusak Oleh Celeng atau babi hutan, ujar salah satu petani sebut saja Abah Komari.
Perbakin tegas menyatakan Olah raga menembak ini disamping Hobby juga sangat membantu masyarakat terkait pemberantasan hama celeng yang merusak tanaman dan bahkan potensi sampai mencederai warga masyarakat bila malam hari melakukan perjalanan melintasi perkebunan seperti yang terjadi di desa Klakah dan Lamongan. (red)

