By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
Notification Show More
Font ResizerAa
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
    • METRO JABODETABEK
    • KABAR POLISI
    • BISNIS
    • HIBURAN
    • OLAHRAGA
    • MATA LELAKI
    • SELEB
Reading: Promo Roti Murah Dibubarkan Polisi, Ini Tanggapan Netizen dan Pemilik Toko
Share
Font ResizerAa
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
Search
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
    • METRO JABODETABEK
    • KABAR POLISI
    • BISNIS
    • HIBURAN
    • OLAHRAGA
    • MATA LELAKI
    • SELEB
Follow US
Beranda » Blog » Promo Roti Murah Dibubarkan Polisi, Ini Tanggapan Netizen dan Pemilik Toko
KABAR JATIM

Promo Roti Murah Dibubarkan Polisi, Ini Tanggapan Netizen dan Pemilik Toko

Redaksi
Last updated: 30 November 2021 4:07 pm
Redaksi
Published: 30 November 2021
Share
SHARE

PRN SUMENEP| Ketidak adilan nampak jelas pada masyarakat kecil. Warga Sumenep yang antri untuk membeli roti murah di salah satu tokoh di Sumenep, dibubarkan paksa oleh petugas Kepolisian Polres Sumenep karena menimbulkan kerumunan.

Sedangkan di tempat lain, banyak kerumunan terjadi yang diakibatkan tontonan hiburan masyarakat di acara resepsi pernikahan yang nampak jelas melanggar prokes Covid-19 seperti Tayuban, Orkes dangdut, Lodrok, berjalan lancar tanpa ada teguran dan pembubaran dari petugas, meskipun pihak petugas tau adanya kegiatan hiburan tersebut.

Link Chanel YouTube: https://youtu.be/znRubsRbeXw

Dengan adanya tayangan video di channel YouTube tvOneNews, tentang pembubaran kerumunan orang oleh petugas Kepolisian di depan toko roti di pusat kota Sumenep lantaran antri untuk membeli roti murah, yang dituding tidak memiliki izin dari Kepolisian dan satgas Covid 19, serta penyelenggara dituding tidak mematuhi prokes, yang di tonton 8,5rb 2 hari yang lalu mendapat komentar pedas dari netizen, yang diantaranya;

Rizky Maulana, “Kalau minyak goreng murah pasti lebih parah kerumunannya. Selamat bersenang hati buat yang lagi asyik mainin rakyat kecil”,

Rusli Aqi Joi “Polisi takut tak dapat jatah roti 😁canda😁”,

GRFS Dsgn, “ada ada saja…, Kemarin ada kerumunan parah tanpa Prokes, yang pakai orange hitam diam saja…”,

Surki Bambang, “Kemarin demontrasi pemuda Pancasila begitu besar tidak dibubarkan, rusuh dulu baru dibubarkan hadueh hukum harus adil”,

Hanafi Salamprint, “Kerumunan demo di depan DPR enggak apa-apa, kasihan orang dagang sedang rame-ramenya malah dibubarkan”,

Delfa Kapriadi, “Di sirkuit Mandalika itu tidak dibubarin kerumunan pada nonton motor balap, dasar dzolim rakyat pada kelaparan malah di bubarin”,

Rudi Muhammad, “Kopet lagi kopet lagi…, hari gini masih aja bicara kopet…! yang di bubarin cuma kerumunan orang yang lapar, kalau kerumunan orang kaya mah santuy..!”,

Pernah nakal, “Tu kerumunan masih segitu dah di bubarkan, coba lihat di Jl. Tunjungan Surabaya Pemkot Surabaya malah adain event”,

Adanya tayangan berita di sebuah YouTube tvOneNews, awak media melakukan konfirmasi kepada pihak menajemen pemilik toko roti, bahwa bertepatan pada anniversary ingin berbagi cinta kepada masyarakat Sumenep khususnya kepada pembeli dengan menjual harga roti murah sekitar 70% dari harga sebelumnya. Tapi tanpa terpikirkan oleh pihak penjual, promo tersebut yang bertujuan untuk berbagi menyedot para pembeli berdatangan hingga terjadi antrian yang menimbulkan kerumunan kecil, Sabtu 27/11/2021.

“Di anniversary itu, tujuan kami hanya ingin berbagi kepada masyarakat Sumenep khususnya konsumen dengan harga jual roti lebih murah, bukan cuma hanya mencari untung saja, sekali kali-kali kita beramal kepada konsumen dengan cara memberikan harga promo di anniversary ini,” ucapnya dengan ramah, Senin 29/11/2021.

Menyinggung tentang berita yang ditayangkan oleh TVONE melalui tayangan di YouTube sangat disesalkan oleh pihak manajemen UMKM roti tersebut, karena tidak ada konfirmasi terlebih dahulu. Yang terlihat hanya menyoroti kerumunannya saja saat dibubarkan oleh petugas, tapi tidak menjabarkan bahwa toko roti tersebut sudah menyediakan tempat cuci tangan, himbauan menggunakan masker dan jaga jarak sesuai prokes Covid-19.

“Kami menyesalkan pemberitaan dari TVONE tersebut, yang katanya tidak melakukan prokes oleh pihak pelaksana, tidak ada konfirmasi kepada pihak menajemen. Justru ditempat kami sudah melakukan prokes Covid-19 yang sangat ketat khususnya kepada karyawan kami dan semua persyaratan prokes sudah di lakukan, tapi namanya orang yang antri susah untuk diatur, sehingga tanpa kami duga antrian tersebut menimbulkan kerumunan,” tutur pihak pemilik UMKM tersebut.

Pihak manajemen berharap kepada pihak media, seharusnya pihak UMKM ini harus dibantu agar bisa berkembang bukan malah dijatuhkan. Sesuai yang diprogramkan oleh Pemerintah pusat saat ini galak-galak nya berupaya membuat para UMKM GO INTERNASIONAL

Selain itu, dengan adanya petugas Kepolisian yang membubarkan kerumunan tersebut dari sisi positifnya, pihak penjual roti menyampaikan rasa terima kasih telah dibantu untuk menertibkan para pembeli, karena sebelumnya pihak toko merasa kewalahan mengatur warga yang banyak antri tersebut untuk membeli roti. Tapi masyarakat yang ingin membeli roti dengan harga murah tersebut hanya memiliki kesempatan di hari anniversary saja.

Sampai pemberitaan ini tayang pihak Polsek Kota Sumenep belum ada tanggapan, sedangkan awak media sudah melakukan konfirmasi melalui chat WhatsApp dengan Kapolsek untuk melakukan wawancara dan meminta tanggapannya terkait pembubaran tersebut.

(ERFANDI)

You Might Also Like

Dua Tahun Berturut-turut, Kota Mojokerto Juara Umum Fesyar Regional Jawa
Pembagian BLT- DD Tahap Akhir TA 2024 Desa Kepatihan kecamatan Tulangan
Kepala Sekolah Pimpin langsung Sosialisasi Informasi Pendidikan Smk Ma’arif 08 Desa Ampel Kabupaten Jember, yang dihadiri walisiswa
Meriahkan Tahun Baru Imlek, di Stasiun Surabaya Gubeng Hadirkan Atraksi Barongsai
Akibat Rem Blong, Mobil ELF Rombongan Camping Masuk Jurang
TAGGED:DibubarkanSumenepToko Roti
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trend Terkini
KABAR JATENG

Perkuat Ekosistem Tebu Rakyat, SGN dan ANPER Bangun Infrastruktur Jalan di Bantul

Redaksi
By Redaksi
3 Oktober 2026
Sidak Sekolah Penerima Revitalisasi, Sekda Jombang Ingatkan Soal Tanggung Jawab
KPPU Dorong Mahasiswa Pahami Persaingan Usaha untuk Bangun Ekonomi Berdaya Saing
Jatim Fest 2026 Digelar, KAI Daop 8 Surabaya Hadirkan Promo Tiket Kereta hingga 30 Persen
SGN Dukung HUT ke-81 TNI, Salurkan 15 Ton Gula untuk Bakti Sosial dan 1,5 Ton untuk Pasar Murah

Kategori Berita

  • Politik
  • Lawan Korupsi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Kabar JATIM
  • Nusantara
  • Opini
Menu Cepat
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik
  • Susunan Redaksi
  • Copyright
  • Disclaimer
SGN Dukung HUT ke-81 TNI, Salurkan 15 Ton Gula untuk Bakti Sosial dan 1,5 Ton untuk Pasar Murah
6 Oktober 2026
Di Hadapan 600 Wisudawan UNWAHA, Zulhas: Berani Itu Menentukan Masa Depan
5 Oktober 2026
Perkuat Ekosistem Tebu Rakyat, SGN dan ANPER Bangun Infrastruktur Jalan di Bantul
3 Oktober 2026
Sidak Sekolah Penerima Revitalisasi, Sekda Jombang Ingatkan Soal Tanggung Jawab
2 Oktober 2026
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
© Penarakyatnews.id 2026. All Rights Reserved. Developed by Marga
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?