PRN KEDIRI | Mencuatnya Kasus Penipuan investasi bodong bermodus kerjasama dalam budidaya Madu Klanceng Di desa Sidomulyo kecamatan Puncu membuat banyak mitra yang Gulung tikar dan merugi ratusan juta., ironisnya justru oleh Segelintir orang yang tidak berkepentingan sama sekali malah melecehkan dan mencemarkan nama baik korban Investasi Bodong di jejaring sosial Media. (31/5/2022/
Rudi Meimanto yang juga Salah satu Mitra dan korban investasi Bodong Madu Klanceng dari Nganjuk mengungkapkan jika dirinya tidak Terima Fotonya disebar luaskan di jejaring sosial Demi kepentingan pencitraan seseorang.
“Informasi yang beredar di masyarakat sekitar pasca Demo dirumahnya Mujianto saya disebut sebagai Preman suruhan dari Pak Sumiran padahal saya sendiri juga Korban yang ingin meminta kejelasan terkait dana yang sudah disetorkan selama ini, anehnya di jejaring sosial selain fotonya terpampang Jelas, Akun Iwantoro malah memelintir seakan akan yang menjadi dalang aksi adalah pak Sumiran” Ungkapnya.
Sumiran warga desa Watugede Kec Puncu Kab Kediri saat dikonfirmasi Tim Investigasi penarakyatnews.id membantah jika foto yang di jejaring sosial tersebut adalah dirinya, sebab saat kejadian dirinya sedang berada di Rumah dan tidak ditempat Orasi.
“Foto yang dilingkari tersebut itu bukan saya mas, saya sedang ada acara diluar dan tidak pernah ditempat kejadian, tapi anehnya Akun Iwantoro malah menuduh yang sedang orasi itu adalah saya, nggak tau apa Maksud dan tujuannya berkomentar seperti itu, padahal Iwan tersebut juga masih satu desa dengan saya” Ujarnya.
Rudi menambahkan jika dalam waktu dekat ini tidak ada etika yang baik dan Klarifikasi yang jelas dari Akun Iwantoro terkait foto dan pencemaran nama baik di Sosial media tersebut, pihaknya dalam waktu dekat ini akan berdiskusi dengan APH setempat agar bisa memberikan Efek Jera akibat dari perbuatannya tersebut.
Jurnalis : Prass

