PRN Madiun | Pasca Aksi Korporasi melepas 13 Pabrik Gula ke PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) entitas sub Holding Gula Perkebunan Nusantara akhir tahun lalu, PT Perkebunan Nusantara XI (PTPN XI) fokus optimalisasi asset untuk meningkatkan pendapatan tahun 2023 ini.
“PTPN XI telah bertransformasi bisnis, sehingga bukan hanya bergerak di perkebunan saja, sehingga tahun ini kami akan mendayagunakan asset yang ada sebagai pendapatan dan tetap memberikan konstribusi kepada stakeholder”, terang Tulus Panduwidjaja Direktur PTPN XI saat mengunjungi asset PTPN XI di Madiun Selasa (10/01/2023).
Pihaknya membuka peluang kerjasama dengan pihak kedua untuk berinvestasi dan mengelola asset PTPN XI yang tersebar di wilayah kerja Jawa Timur.
“Aset PTPN XI yang berupa rumah dinas dapat digunakan sebagai perkantoran dan bisnis niaga lainnya yang memiliki kesan hospitality, seperti di kawasan eks Pabrik Gula Kanigoro Madiun ini yang memiliki bangunan dan lahan yang dapat digunakan sebagai lokasi bisnis”, lanjutnya.
Sebelumnya PTPN XI sebagai pilot project pola penanaman tumpangsari tebu dan kedelai (Bule) Holding Perkebunan di lahan HGU Djatiroto, sehingga kedepan diharapkan sebagai langkah bisnis PTPN XI.
Bidang property PTPN XI juga mengelola guest house di Surabaya dan di Baluran Situbondo, selain itu pendapatan usaha juga diharapkan dari pabrik karung plastik PK Rosella Baru di Mojokerto.
“Langkah strategis optimalisasi asset sudah kami mulai beberapa waktu lalu, dan untuk tahun ini akan kami optimalkan. Selain itu PTPN XI juga sedang mempersiapkan transformasi bisnis lanjutan Holding Perkebunan Nusantara yakni bergabung dengan Supporting Co bersama dengan PTPN lain”, pungkas Tulus (sun/sae)

