PRN Surabaya | Badan Pusat Statistik (BPS) pusat mencatat menurut Provinsi asal barang, ekspor Indonesia pada Januari tahun 2023 Jawa Timur menempati urutan ketiga nasional dengan nilai sebesar 2.00 miliar dollar $ (8,96 persen). Dari total ekspor.
Sementara Jawa Barat menempati urutan pertama dengan nilai 3,07 miliar dollar $ (13,75 persen), diikuti Kalimantan Timur sebesar 11,46 miliar dollar $ (11,03 persen) menempati posisi kedua Nasional.
Dalam Berita Resmi Statistik Jawa Timur edisi 15 Februari 2023, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur, Dadang Hardiwan menjelaskan, bahwa nilai ekspor Provinsi Jawa Timur Januari 2023 senilai 1,71 miliar Dollar $ atau turun sebesar 12,78 persen dibandingkan Desember 2022. nilai ersebut dibandingkan Januari 2022 turun sebesar 6,19 persen.
Sementara ekspor nonmigas Januari 2023 mencapai 1,63 miliar dollar $ atau turun sebesar12,08 persen dibandingkan Desember 2022. Nilai tersebut dibandingkan Januari 2022 turun sebesar 8,38 persen.
Ekspor migas Januari 2023 mencapai 75,92 juta dollar $ atau turun 25,50 persen dibandingkan Desember 2022. Nilai tersebut naik sebesar 92,45 persen jika dibandingkan Januari 2022.
Menurut Dadang nilai impor Provinsi Jawa Timur Januari 2023 mencapai 2,20 miliar dollar AS juga turun sebesar 15,11 persen dibandingkan Desember 2022. ‘Nilai tersebut dibandingkan Januari 2022 turun sebesar 2,75 persen,” ujar Kepala BPS Jatim.
Sedangkan impor nonmigas Januari 2023 mencapai 1,88 miliar dollar $ atau turun sebesar 11,38 persen dibandingkan Desember 2022. Nilai tersebut dibandingkan Januari 2022 naik sebesar 7,69 persen.
“Impor migas Januari 2023 mencapai 0,32 miliar dollar $ atau turun sebesar 31,94 persen dibandingkan Desember 2022. Nilai tersebut turun sebesar 38,02 persen jika dibandingkan Januari 2022,” papar Dadang.(sun)

