PRN TRENGGALEK | Memasuki Trimester awal tahun 2023 pemerintah desa di kabupaten Trenggalek mulai gencar salurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) miskin ekstrem yang dianggarkan dalam Dana Desa ( DD) tahun anggaran 2023 tak terkecuali yang dilaksanakan oleh pemerintah desa Banaran kecamatan Tugu kabupaten Trenggalek.
Bertempat dibalai desa setempat, Kamis pagi (23/2) pemerintah desa Banaran salurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT ) miskim ekstrem bulan Januari dan Pebruari kepada 48 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Turut hadir langsung pada kegiatan penyaluran BLT ini Kades Banaran, BPD, pendamping Desa Warsito, kepala desa Banaran menyampaikan kepada keluarga penerima manfaat agar bantuan ini bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kebutuhan hidup yang mendasar. “ Jangan sampai bantuan ini dibuat beli rokok apalagi buat beli perhiasan, nek damel tumbas beras,terus tumbas kebutuhan sekolah anak monggo,”. Pesan Warsito.
Warsito juga menyampaikan kepada warga penerima bantuan bahwa BLT tahun ini berbeda dari BLT tahun-tahun sebelumnya. Jika pada tahun sebelumnya BLT disalurkan untuk warga yang terkena dampak dari terjadinya wabah pandemi COVID-19 tahun ini BLT disalurkan untuk penanggulangan warga yang berkeadaan miskin ekstrem.
Hal ini sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan nomor 201/PMK.07/2022 bahwa pemerintah desa diwajibkan menganggarkan dan melaksanakan kegiatan prioritas yang bersumber dari anggaran Dana Desa sebanyak 10-25 persen termasuk miskin ekstrem dalam bentuk BLT.
Kepala desa Banaran juga berpesan kepada jajaran perangkat desa untuk ikut mensosialisasikan kepada warga desa terkait perbedaan program BLT tahun ini dengan tahun sebelumnya. “ Tahun ini BLT kan khusus untuk penanganan warga yang benar-benar masuk dalam kategori miskin ekstrem, jadi jumlah penerima BLT juga turun. Mudah-mudahan bisa sepenuhnya bermanfaat bagi warga yang menerima,” . Harap Warsito. ( bamb)

