JAKARTA, PRN.id – DPD Partai Gerindra DKI menargetkan jumlah kursi lebih tinggi ketimbang PDIP, di DPRD Jakarta pada tahun 2019 mendatang.
Di Dewan sekarang, PDIP memiliki 28 kursi, sedangkan Gerindra hanya 15 kursi. Tahun 2019 mendatang, Gerindra menargetkan merebut 30 kursi, dan memastikan memperkecil perolehan kursi bagi PDIP. Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta M Taufik mengatakan, pihaknya harus mencapai target itu.
“Kalau target ini tercapai, maka akan membantu Pak Prabowo juga di Pilpres 2019,” kata Taufik kepada wartawan media PRN, di sela Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) DPD DKI Partai Gerindra di Hotel Acacia, Jakarta Pusat, Rabu (20/12/2017).

Makanya, Rakorda di Hotel Acacia menjadi amat penting, karena akan merumuskan langkah-langkah Gerindra menghadapi tahun politik. “Tahun 2018 itu kan tahun politik. Itu yang kita rumuskan sekarang untuk menghadapinya,” ujarnya. Terkait target 30 kursi, juga dibicarakan lebih mendalam di Rakorda.
Salah satu syarat yang sudah pasti, setiap calon anggota legislatif harus punya daftar nama tim penggeraknya, minimal 10 orang, di tiap tempat pemungutan suara (TPS), apabila pemilihnya 1.000 orang. Tapi ketika 1 TPS pemilihnya 3.000 orang, kata Taufik, berarti Caleg harus punya 30 orang tim penggerak di TPS.
“Harus begitu dong. Jadi caleg harus serius. Syarat lainnya akan kita rumuskan segera,” ucapnya.
Bukan cuma menekan kader agar serius, Taufik juga bakal meminta Anies-Sandi benar-benar menepati janji kampanyenya.
“Kami kan partai pendukung Anies-Sandi. Makanya Kalau Pak Anies-Sandi bekerja baik dan mewujudkan janji kampanye, itu juga akan berefek positif bagi Gerindra di Pileg 2019,” tuturnya.
Taufik berjanji selalu menagih janji kampanye Anies-Sandi tanpa ampun. “Sekarang juga sudah baik kan. Janji-janji kampanye mulai terwujud. OK OTrip sudah jalan, OK OCE juga on progress dan segera jalan, rumah DP nol persen juga bisa,” papar Taufik.
Makanya Taufik optimistis partai yang dipimpinnya di Jakarta bakal menggantikan dominasi PDIP di dewan Kebon Sirih. (put/tim/hms).

