Jombang PRN.id – Pasangan calon bupati Nyono Suharli dan wakil bupati Subaidi Mukhtar diusung oleh lima partai untuk maju ke pilkada 2018. pasangan calon tersebut diusung oleh lima partai politik. diantaranya partai GOLKAR 7 kursi. PKB 8 kursi ,PAN 3 kursi. PKS 5 kursi. dan NasDem. dan pada hari Rabu (10/1) diusung oleh kelima partai untuk mendaftar ke KPU.
Setelah di KPU berkas pasangan calon bupati Nyono dan wakil bupati Subaidi dinyatakan diterima. setelah diteliti kelengkapan adminitrasinya oleh KPU.
Calon Bupati Ngono dalam sambutannya mengatakan,” kami diusung oleh lima partai untuk mendaftar ke KPU. dalam tempo se singkat singkatnya kurang dari 30 menit, proses kelengkapan administrasi dinyatakan diterima”.
Terimakasih kepada kelima partai yang telah mengususng saya. dan kelima partai taat pada aturan KPU. jelasnya.
Nyono Suharli wihandoko didampingi subaidi mukhtar dan KH. Sutan Abdul Hadi saat dikonfirmasi wartawan mengatakan bahwa kami sudah diterima oleh KPU. Kami di usung oleh 5 partai diantaranya Golkar 7 kursi, PKB 8 kursi, PKS 5 kursi, Nasdem 4 kursi dan PAN 3 kursi. Jumlah semuanya 27 kursi. Tgl 12 sampai 14 januari tes kesehatan di RSAL Dr. Ramelan Surabaya. Untuk cuti setelah ada penetapan dari KPU tgl 12 februari 2018.
Perlu diketahui bahwa Program andalan kami adalah Jombang Gemerlap “Gemah Ripah Loh Jinawi dan Paripurna”. Selama kami membangun apa yang diharapkan oleh masyarakat di Jombang pada tahun 2023 bisa paripurna selesai diantaranya Infrastruktur.
Sedangkan untuk mengarah ke pondok pesantren mandiri. Gambaran terhadap UKM produk unggulan di daerah yang nantinya menjadi mitra kerja dengan pondok pesantren.
Selain itu yang lebih penting bahwa di Jombang ada 302 desa dan 4 kelurahan. agar desanya mandiri. Kami bersepakat memberi dana 2 Milyar pertahun per desa.
Kapolres Jombang AKBP Agung marlianto SIK.MH. ketika dikonfitmasi mengatakan, untuk keamanan pilkada 2018 kami berlakukan sama kepada semua pasangan calon bupati dan calon wakil bupati dalam segi keamanan. saat mendaftar di KPU pun kita berlakukan sama
Jika ada permasalahan di pendaftaran pasangan calon yang bisa mengakibatkan konflik, maka kita dari kepolisian segera antisipasi. agar jalannya pendaftran verjalan.an dan kondusif. jelasnya (wisa)

