PRN KEDIRI | Keresahan warga desa Juwet Kecamatan Kunjang Kediri semakin tak terbendung, pasalnya sungai yang semestinya dapat digunakan untuk.pengairan sawah pertanian warga, berubah diacak acak oleh penggali untuk kepentingan perutnya sendiri.
Dari investigasi awak media Pena Rakyat News beberapa hari dilokasi dusun Juwet Desa Juwet Kecamatan Kunjang Kediri menemukan sungai aktif telah dikeruk dengan menggunakan dredger atau alat penyedot pasir sungai oleh pengusaha ilegal.
Berdasarkan keterangan warga sebut saja Abdi (bukan nama sebenarnya, red) aktifitas penambangan ini sudah berjalan sekitar 2 minggu dan warga serta aparat desa tidak ada keberanian untuk melarang.
Masih dalam keterangan warga Juwet, selain dampak yang ditimbulkan adanya aktivitas galian pasir yang dirasakan oleh masyarakat terutama petani, juga sangat tampak pada kerusakan askes jalan pertanian dan jalan desa karena lalu lalang armada truk pengangkut pasir.
Senada juga disampaikan oleh warga dusin Besuk desa Juwet, pasalnya jalan dusun Besuk lah yang digunakan lalu lalang truk pengangkut pasir.
” Digalian pasir sungai itu ada nama Sar, Plok, Har dan Moko (inisial) yang sepertinya penanggungjawab pengeruk pasir ilegal itu” Ketus Warga.
Sementara awak media mencoba komfirmasi kepada pemangku wilayah setempat belum dapat ditemui dan lebih lanjut redaksi akan segera kordinasi dengan APH setempat untuk mengambil langkah hukum atas peristiwa ini. (Abr/ttk).


