PRN Ngawi. Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-80, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Ngawi menggelar kegiatan Gerakan Pasar Murah yang berlangsung di Jalan Serong Alun-Alun Merdeka Ngawi. Kegiatan ini disambut antusias oleh warga masyarakat karena menghadirkan berbagai kebutuhan pokok, Sembako murah, sayuran murah olahan UMKM Ngawi. dengan harga lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.
Pasar murah tersebut dibuka langsung oleh Bupati Ngawi, Ony Anwar Harsono. Dalam kesempatan itu, Bupati menyampaikan dalam rangka pengendalian inflasi dan stabilisasi dan pasokan pangan murah, apresiasinya atas pelaksanaan kegiatan yang dinilai mampu membantu meringankan beban masyarakat. “Melalui pasar murah ini, kita ingin memastikan masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih ringan, sekaligus memperkuat solidaritas antarwarga,” ujarnya.
Perbedaan harga yang ditawarkan cukup terasa. Misalnya, harga telur yang di pasar umum mencapai Rp26.000 per kilogram, di pasar murah hanya dijual Rp24.000. Selisih harga antara Rp2.000 hingga Rp5.000 per komoditas cukup membantu masyarakat, khususnya di tengah dinamika harga bahan pokok yang kerap berfluktuasi.
Kegiatan ini juga melibatkan 20 pelaku UMKM lokal Kabupaten Ngawi yang ikut berjualan berbagai produk, mulai dari sembako, hasil pertanian, hingga produk olahan. Selain itu, Bulog turut serta menyediakan bahan pangan dengan harga stabil. Antusiasme warga begitu tinggi, terbukti seluruh barang yang dijajakan habis terjual hanya dalam waktu singkat.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Ngawi, Supardi, menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang berpartisipasi, terutama UMKM yang mendukung suksesnya acara ini. “Harapan kami, melalui pasar murah ini kebutuhan pangan masyarakat Ngawi bisa tercukupi dengan baik dan terjangkau,” ucapnya.
Acara tersebut juga dihadiri oleh jajaran Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) Kabupaten Ngawi serta seluruh staf Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian. Kehadiran mereka menjadi bentuk dukungan nyata dalam menggerakkan roda ekonomi lokal sekaligus meneguhkan komitmen pemerintah daerah terhadap ketahanan pangan.
Salah satu warga Karangasri, Warti, mengungkapkan rasa syukurnya bisa berbelanja di pasar murah. “Terima kasih kepada Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Ngawi. Walaupun selisih harganya hanya dua ribu sampai lima ribu rupiah, tapi bagi kami sangat berarti. Minimal warga bisa benar-benar menikmati manfaatnya,” tuturnya dengan senyum puas. Jatmiko.


