PRN Ngawi | Pemerintah Desa Budug, Kecamatan Kwadungan, Kabupaten Ngawi, melaksanakan pembangunan kolam sebagai bagian dari program Ketahanan Pangan Desa. Pembangunan ini didanai melalui Dana Desa (DD) dengan total anggaran sebesar Rp.141 juta. Kepala Desa Budug, Amirul Yati, menyampaikan bahwa program ini merupakan upaya strategis untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mendukung kebutuhan gizi warga.
Pembangunan kolam tersebut dirancang tidak hanya sebagai sarana budidaya ikan, tetapi juga sebagai langkah konkret dalam memperkuat ketahanan pangan desa. Dengan adanya kolam ini, masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan hasil perikanan secara berkelanjutan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi sehari-hari. Selain itu, program ini juga melibatkan partisipasi aktif warga dalam pengelolaannya.
Menurut Amirul Yati, kolam ini nantinya akan dikelola secara bersama-sama oleh masyarakat desa. Sistem pengelolaan kolektif ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa tanggung jawab bersama serta meningkatkan kebersamaan antar warga. Dengan begitu, manfaat dari pembangunan kolam dapat dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat Desa Budug.
Lebih lanjut, pembangunan kolam ini juga memiliki tujuan sosial, yakni untuk membantu mengatasi masalah stunting di desa. Hasil budidaya ikan akan dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan gizi balita yang mengalami stunting. Program ini juga menyasar ibu hamil agar kebutuhan nutrisi mereka dapat terpenuhi dengan baik, sehingga kesehatan ibu dan bayi lebih terjamin.
Kolam tersebut nantinya akan diisi dengan berbagai jenis ikan, seperti ikan patin, lele, dan nila. Ketiga jenis ikan ini dipilih karena memiliki nilai gizi tinggi serta mudah dibudidayakan. Dengan demikian, hasil panen diharapkan dapat optimal dan berkelanjutan untuk mendukung program kesehatan dan ketahanan pangan desa.
Pemerintah desa berharap pembangunan kolam ini dapat menjadi solusi jangka panjang dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Selain memberikan manfaat ekonomi, program ini juga diharapkan mampu menekan angka stunting serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya gizi seimbang. Dengan sinergi antara pemerintah desa dan masyarakat, Desa Budug optimistis dapat mewujudkan ketahanan pangan yang kuat dan berkelanjutan. Jatmiko

