By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
Notification Show More
Font ResizerAa
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
    • METRO JABODETABEK
    • KABAR POLISI
    • BISNIS
    • HIBURAN
    • OLAHRAGA
    • MATA LELAKI
    • SELEB
Reading: Tak Ubahnya ‘Bank’ RS. RA. BASOENI Gedeg Diduga Berlakukan Jaminan BPKB
Share
Font ResizerAa
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
Search
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
    • METRO JABODETABEK
    • KABAR POLISI
    • BISNIS
    • HIBURAN
    • OLAHRAGA
    • MATA LELAKI
    • SELEB
Follow US
Beranda » Blog » Tak Ubahnya ‘Bank’ RS. RA. BASOENI Gedeg Diduga Berlakukan Jaminan BPKB
KABAR JATIM

Tak Ubahnya ‘Bank’ RS. RA. BASOENI Gedeg Diduga Berlakukan Jaminan BPKB

putri pena
Last updated: 21 Maret 2018 8:31 am
putri pena
Published: 21 Maret 2018
Share
SHARE

PRN MOJOKERTO – Apakah sudah menjadi aturan pihak rumah sakit RA Basoeni Gedeg ataukah suatu langkah untuk memperkecil resiko agar biaya perawatan pasien tetap terbayar, sehingga pihak management RS RA Basoeni meminta jaminan BPKB dan KK Serta KTP pasien.

Rasa keberatan dan kekecewaan ini disampaikan oleh pihak pasien atas nama Rizka dan suaminya saat bertandang ke Redaksi Pena Rakyat News beberapa hari yang lalu. 19/3/18.

Rizka dan suaminya menuturkan kekecewaan yang sangat mendalam terkait pelayanan dari pihak RS RA Basoeni Gedeg, Rumah sakit milik pemerintah ini menurutnya perlu di evaluasi terkait profesionalisme pegawanya, pasalnya mereka semua itu digaji oleh negara dan secara tidak langsung rakyatlah yang menggaji para PNS atau pegawai dari tingkat pesuruh, bidan, perawat, dokter bahkan keamanan yang ada di rumah sakit itu.

Dengan begitu menurut Rizka secara tidak langsung pula mereka adalah pelayan masyarakat yang membutuhkan pelayanannya di rumah sakit, berbeda dengan apa yang dialami oleh Rizka saat dirinya dan anaknya yang baru melahirkan prematur dirawat di RS RA Basoeni Gedeng (28/2/18), Rizka sangat kecewa dengan pelayanan yang dia terima, Rizka merasa dibiarkan untuk merawat dan menjaga anaknya sendiri di ruang NEO dan saat dirinya membutuhkan bantuan perawat atau pihak piket di malam hari pihak perawat/piket sedang tidur lelap sehingga dalam kondisi dirinya lemah habis melahirkan harus susah payah dengan suaminya mengatasi sendiri padahal saat pertama masuk selama satu minggu dirinya memakai biaya umum dan karena saat hendak pulang dirinya tidak cukup uang untuk membayar biaya rumah sakit akhirnya pihak rumah sakit meminta jaminan BPKB dan KK asli serta KTP.

Masih dalam keterangan Rizka dan suaminya, kekecewaan dirinya semakin bertambah tatkala dirinya melihat perawat sebut saja Nunung (bukan nama sebenarnya, red) bagaimana tidak, Nunung digaji oleh rakyat itu untuk melayani rakyat dalam hal ini pasien kok malah membawa beberapa anaknya yang masih kecil ke rumah sakit saat berdinas dan Nunung hanya disibukkan ngurus anaknya saja dan mengabaikan pelayanan terhadap pasien. Ungkap Rizka.

Terkait perihal ini Bhakti Kuswanto, SH selaku Subag Umum dan Kepegawaian berkomentar terkait jaminan BPKB  bila pasien pembayaran kurang memang tidak ada dalam SOP (Standar Operasional Prosedur), namun hal ini untuk meminimalkan resiko tidak terbayarnya kekurangan pembayaran dari pasien.

Senada juga disampaikan oleh dr. Rakhmawarwati selaku Seksi Pelayanan Medik, dirinya merasa berterima kasih atas informasi yang diberikan terkait profesionalisme pegawainya dalam menjalankan tugas, karena dirinya merasa kalau tidak adanya laporan dari luar pihaknya tidak akan mengetahui terkait dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh pihak rumas sakit ini.

Dr. Rahma (panggilan akrapnya dr. Rakhmawarwati,  red) juga berjanji akan meminta penjelasan atau klarifikasi terhadap bidan atau perawat Nunung (bukan nama sebenarnya, red) yang mendapat protes keras dari pasien Rizka.

Dari dugaan pelayanan pihak rumah sakit RA Basoeni Gedeg yang kurang profesional ini Edik Winarko selaku Ketua LPK YAPERMA Jatim angkat bicara bahwa tidak semestinya pihak rumah sakit itu memperlakukan pasien seenaknya sendiri sebab keselamatan pasien tetap harus menjadikan prioritas utama dalam menjalankan tugas, tidak peduli pasien itu memakai program apa untuk mendapatkan pelayanan di rumah sakit sebab walaupun si pasien memakai program BPJS atau apapun pihak rumah sakit tidak akan dirugikan dan otomatis standart pelayanannya juga harus maksimal. (sh07/udin) bersambung…

You Might Also Like

Salurkan BLT-DD TA 2025 Tahap Awal Oleh Pemerintah Desa Kesambi
Bangun Sinergitas dalam Pemberantasan Narkotika di Jatim
Pemkab Jombang Salurkan Bantuan Pangan untuk Februari dan Maret 2026
Pembinaan 10 Program Pokok PKK di Desa Kasreman Geneng Ngawi
Inovasi Desa Budug, Kolam Ikan Rp.141 Juta untuk Gizi Balita dan Ibu Hamil
TAGGED:Jaminan PasienMojokerto
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trend Terkini
KABAR JATIM

Swakelola Rp1,1 Miliar, Perkim Jombang Benahi Trotoar dan Drainase di 6 Ruas Jalan Kota

Redaksi
By Redaksi
2 Oktober 2026
Pemkab Malang Realisasikan Hotmix Pendem Jatisari Pakisaji
Perkuat Ekosistem Tebu Rakyat, SGN dan ANPER Bangun Infrastruktur Jalan di Bantul
SGN Dukung HUT ke-81 TNI, Salurkan 15 Ton Gula untuk Bakti Sosial dan 1,5 Ton untuk Pasar Murah
Sidak Sekolah Penerima Revitalisasi, Sekda Jombang Ingatkan Soal Tanggung Jawab

Kategori Berita

  • Politik
  • Lawan Korupsi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Kabar JATIM
  • Nusantara
  • Opini
Menu Cepat
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik
  • Susunan Redaksi
  • Copyright
  • Disclaimer
SGN Dukung HUT ke-81 TNI, Salurkan 15 Ton Gula untuk Bakti Sosial dan 1,5 Ton untuk Pasar Murah
6 Oktober 2026
Di Hadapan 600 Wisudawan UNWAHA, Zulhas: Berani Itu Menentukan Masa Depan
5 Oktober 2026
Perkuat Ekosistem Tebu Rakyat, SGN dan ANPER Bangun Infrastruktur Jalan di Bantul
3 Oktober 2026
Sidak Sekolah Penerima Revitalisasi, Sekda Jombang Ingatkan Soal Tanggung Jawab
2 Oktober 2026
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
© Penarakyatnews.id 2026. All Rights Reserved. Developed by Marga
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?