By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
Notification Show More
Font ResizerAa
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
    • METRO JABODETABEK
    • KABAR POLISI
    • BISNIS
    • HIBURAN
    • OLAHRAGA
    • MATA LELAKI
    • SELEB
Reading: Festival Panji Menjelajah di Delapan Kota
Share
Font ResizerAa
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
Search
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
    • METRO JABODETABEK
    • KABAR POLISI
    • BISNIS
    • HIBURAN
    • OLAHRAGA
    • MATA LELAKI
    • SELEB
Follow US
Beranda » Blog » Festival Panji Menjelajah di Delapan Kota
NUSANTARA

Festival Panji Menjelajah di Delapan Kota

redaksi
Last updated: 23 Juni 2018 12:03 pm
redaksi
Published: 23 Juni 2018
Share
SHARE

Bertaraf internasional dengan beragam agenda acara yang gratis.

SURABAYA, PRN – Setelah sukses menyelenggarakan Festival Panji Nasional tahun 2017 lalu di Kediri, kini diperluas cakupannya melibatkan peserta mancanegara, dan berlangsung di delapan kota Jawa dan Bali dengan nama “Festival Panji Internasional”, serta digelar pada 27  Juni hingga 13 Juli 2018.

Acara ini merupakan kerja bareng Direktorat Kesenian, Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dengan Pemerintah Provinsi  Bali, Jawa Timur, dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dengan tema “Menggugah Warisan- Bersama Sastra dan Budaya Panji”.

Bermula di Denpasar Bali (27-30/6/2018) bersamaan dengan Pesta Kesenian Bali, festival ini berlanjut ke Taman Candrawilwatikta Pandaan (1/7/2018), Taman Krida Budaya Jatim di Kota Malang (2/7/2018), Candi Penataran Blitar (3/7/2018), Pendopo Kabupaten Tulungagung (4/7/2018), Candi Tegowangi Kediri (5/7), diteruskan ke Yogyakarta (6-8/7) dan Jakarta (9-13/7/2018). Khusus yang diselenggarakan di Jawa Timur, festival tersebut juga dibarengkan dengan Festival Panji Nusantara yang dikelola oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur.

Bentuk Kegiatan pada Festival Panji Internasional 2018 ini meliputi: Pergelaran kesenian, Workshop/Seminar,  Peningkatan Apresiasi (Lomba-lomba bagi pelajar /umum), Kunjungan/Wisata Budaya, Pameran (naskah kuno, lukisan, topeng dan berbagai ekspresi benda seni bertema Panji), Penerbitan Buku dan Pemutaran Film/Animasi. Semua acara terbuka untuk umum dan gratis.

Menurut Direktur Kesenian Dirjenbud Kemendikbud RI, Dr Restu Gunawan MHum, peserta mancanegara yang menyajikan pergelaran kesenian berbasis Cerita Panji adalah dari Thailand dan Kamboja, sedangkan  sebagai narasumber seminar dari Jerman, Thailand, Malaysia dan Belanda disamping dari Indonesia sendiri.

Khusus di Jawa Timur, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur, Dr H Jarianto MSi memaparkan, rangkaian acara di lima kota itu diberi nama “Festival Panji Nusantara.” Beragam acara yang disajikan berupa pameran lukisan dan kerajinan dari bambu, parade musik bambu, kesenian bantengan, reog kendang, musik tradisi, seni pertunjukan Ronteg Singo Ulung, sajian tari kolosal delegasi Panji Nusantara dari STKW Surabaya, pameran seni rupa instalasi benda kuno dan Wayang Panji, dan Lomba Lukis  Hari Anak.

“Juga diadakan pemutaran film dokumenter dan dialog seni. Festival Panji Nusantara ini direncanakan akan  diselenggarakan setiap tahun secara berkala di kota-kota Jatim secara bergantian,” imbuh Jarianto.

 

Restu Gunawan menjelaskan, belakangan memang sastra dan Budaya Panji/Inao merupakan local genius nenek moyang bangsa Indonesia. Sastra Panji lahir pada akhir abad ke-14, pada era Majapahit. Tokoh utama cerita Panji adalah Raden Inu Kertapati, putera mahkota Kerajaan Jenggala, dan kekasihnya Dewi Sekartaji, puteri kerajaan Daha.

“Dari masa ke masa cerita Panji sangat populer dan digemari masyarakat sehingga cepat menyebar ke wilayah Nusantara, bahkan melanglangbuana ke  Asia Tenggara, terutama Malaysia, Kamboja dan Thailand. Cerita Panji diabadikan di beberapa relief candi di Jawa Timur,” tambah Restu.

Namun sekarang ini sedang mengalami kemunduran dari para apresiatornya, terutama kalangan muda. Sehingga perlu upaya untuk “Menggugah Kembali Warisan Bersama Sastra dan Budaya Panji” tersebut. Apalagi naskah cerita Panji telah mendapatkan pengakuan UNESCO sebagai warisan Dunia (Memory of the World/MoW), pada 31 Oktober 2017 silam.

Panji tidak saja mencakup bidang sastra, tetapi juga berkembang dalam berbagai bentuk transformasinya, antara lain menjadi inspirasi dalam seni pertunjukan (musik, tari, teater),  wayang beber, komik, seni media dan film, dan seni kriya/kreatif seperti topeng dll. Sejarawan  Andrian Vickers menulis, “Panji/Inao merupakan sebuah budaya bersama di Asia Tenggara.”

Sastra-budaya Panji sebagai sumber inspirasi karya seni dan nilai kehidupan, saat ini mulai dilupakan. Sehingga diperlukan upaya revitalisasi, reaktualisasi dan  rekreasi  sastra-budaya Panji untuk menumbuhkan  kembali memori-bersama tentang sastra dan budaya Panji. Melalui berbagai ekspresi sastra-budaya Panji yang beragam, kekinian dan menarik, sehingga  generasi mileneal/ zaman now mengenal jejak warisan sastra dan budaya Panji.

Terkait detail festival ini, bisa menghubungi Henri Nurcahyo melalui handphone/WA 0812 3100 832. (henri nc/edbrint)

You Might Also Like

PEMBANGUNAN FISIK DI DESA TANJUNG WANGI TEREALISASI DENGAN BAIK
Cek Pos Lebaran, Wali Kota Mojokerto Pastikan Layanan untuk Pemudik Siaga Penuh
Laporan Fitnah Dari PT. ADIRA DINAMIKA MULTI FINANCE, Tbk Serang Terkait LP NOMOR : LP/B/227/IX/SPKT III/RESKRIMUM/POLDA BANTEN, Tanggal  06 September 2023 Berhasil Dibongkar Oleh EMAS LAW FIRM Dan LPKSM YAPERMA Di POLDA Banten
Otoritas Jasa Keuangan Cabut Izin PT. BPRS “Mojo Arthro” Kota Mojokerto
Anggota Dewan Perwakilan Daerah RI Beny Ramdhani Prihatin Pers di Kriminalisasi
TAGGED:BudayaFestival PanjiKemendikbudPariwisataUNESCO
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trend Terkini
HUKUM

PT. PRADHA KARYA PERKASA Sampaikan Hak Jawab Melalui Anggota TNI Terkait Pemberitaan Dugaan Limbah di Karangdiyeng

Redaksi
By Redaksi
30 September 2026
SGN Dukung HUT ke-81 TNI, Salurkan 15 Ton Gula untuk Bakti Sosial dan 1,5 Ton untuk Pasar Murah
Sidak Sekolah Penerima Revitalisasi, Sekda Jombang Ingatkan Soal Tanggung Jawab
Sinden Muda Lintang Kairo Mengapresiasi Paguyuban Dalang Cilik Kabupaten Kediri Curi Perhatian Pengunjung CFD di Wates
Pemkab Malang Realisasikan Hotmix Pendem Jatisari Pakisaji

Kategori Berita

  • Politik
  • Lawan Korupsi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Kabar JATIM
  • Nusantara
  • Opini
Menu Cepat
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik
  • Susunan Redaksi
  • Copyright
  • Disclaimer
SGN Dukung HUT ke-81 TNI, Salurkan 15 Ton Gula untuk Bakti Sosial dan 1,5 Ton untuk Pasar Murah
6 Oktober 2026
Di Hadapan 600 Wisudawan UNWAHA, Zulhas: Berani Itu Menentukan Masa Depan
5 Oktober 2026
Perkuat Ekosistem Tebu Rakyat, SGN dan ANPER Bangun Infrastruktur Jalan di Bantul
3 Oktober 2026
Sidak Sekolah Penerima Revitalisasi, Sekda Jombang Ingatkan Soal Tanggung Jawab
2 Oktober 2026
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
© Penarakyatnews.id 2026. All Rights Reserved. Developed by Marga
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?