close
NUSANTARA

Dua Kali Ganti Menteri, Miris Nasib Penyuluh Agama Kristen; Mulai Honor Tidak Dibayar Hingga Kontrak Diputus Sepihak

PRN SURABAYA | Penyuluh Agama Kristen Non PNS Bimas Kristen Kementerian Agama RI bernasib kurang beruntung. Honor  tidak dibayar sejak Juli 2020 hingga diputus kontrak sepihak sejak Januari 2021. Jumat (22/1/2021).

Kabar belum dibayarnya honor penyuluh Non PNS dibenarkan oleh beberapa penyuluh asal Jawa Timur, Kepulauan Riau dan Sumatera Utara. Kepada PRN, Anwar (bukan nama sebenarnya, red), penyuluh Agama Kristen asal Jatim menyampaikan bahwa mereka hanya dijanjikan saja tentang honor.

“kalau tentang pemutusan kontrak sepihak ya mau bilang apa lagi, itu kebijakan dari atas,” tambah Anwar sambil menunjukkan fotocopy salinan SK yang berlaku tiga tahun sejak dikeluarkan awal Januari 2019.

Terkait dengan hal ini, PRN mencoba mengkonfirmasi langsung kepada Direktur Urusan Agama Kristen RI. Dihubungi melalui pesan aplikasi Whasapp (12/12/2020), Janus Pangaribuan menyampaikan bahwa kegiatan seleksi/rekrutmen up date dan reposisi merupakan kebutuhan merupakan “kebijakan” DBK.

Kebijakan inilah yang membuat para penyuluh Agama Kristen Non PNS akhirnya diputus kontrak secara otomatis.

Direktur Urusan Agama Kristen RI, Janus Pangaribuan

Direktur Urusan Agama Kristen, Janus Pangaribuan. Dok.PRN

Terkait dengan honor, orang nomor satu di direktorat Urusan Agama Kristen ini menyampaikan bahwa DIPA Dit URAK DBK 2020 tidak mencukupi.

“sedang digumuli oleh DBK utk penyelesaiannya,” pesan Whatsapp pak Pangaribuan.

Polemik tertundanya honor Penyuluh Agama Kristen Non PNS tahun 2020 bukanlah kejadian pertama, menurut pengakuan Anwar, kejadian seperti ini juga pernah terjadi beberapa tahun yang lalu.

“harapan saya hanya pada bapak Menteri Agama yang baru, tolong memperhatikan seluruh ASN nya baik yang PNS maupun Non PNS pak,” kata anwar pada awak media. (James)

Tags : KemenagMenteri AgamaPenyuluh Agama Kristen

Leave a Response

Selamat Hari Pers Nasional 9 Februari 2021