PRN MOJOKERTO – Masyarakat heboh dengan adanya penemuan ikan Araipama gigas yang di lepaskan oleh pihak yang tak bertanggung jawab.
Ikan Araipama gigas yang populasi aslinya berasal dari sungai amazon Brasil itu disebut akan merusak populasi ikan di aliran sungai yg terjamah ikan tersebut, karena sifatnya yang predator dan invasif.
Lembaga konserfasi lahan basah (ecoton) mencatat semenjak 25 juni hingga 2 juli 2018 sudah 18 ekor ikan Araipama gigas yang di tangkap warga, tepatnya di aliran sungai Brantas, Mojokerto, Sidoarjo, terakir di temukan di rolak gunungsari surabaya pada selasa 3 juli 2018.
Ikan Araipama gigas termasuk dari 152 jenis ikan yang di larang masuk ke perairan Indonesia sesuai peraturan menteri kelautan dan perikanan no.41 tahun 2014.
Namun saat ini Ikan Araipama gigas sudah di ketahui pemiliknya, yaitu seorang berinisial HG warga desa Canggu yang saat ini di ketahui masih menyimpan 30 ekor ikan Araipama di rumahnya.
Kepala balai karantina (Muhlin) mengatakan jenis predator ini sudah dlm penguasaan pihaknya, karena sudah di serahkan secara suka rela oleh pemiliknya. (lina).

