PRN MADIUN – Pemerintah Kota Madiun terus berupaya menghidupkan seni asli tanah air pencak silat merupakan nafas Kota Madiun kehadiranya selalu ditunggu, rangkaian peringatan Hari jadi ke 100 tahun ini bakal terasa kurang lengkap tanpa hadirnya seni pencak silat.Salah satunya kejuaraan Walikota Cup Festival Seni Pencak Silat Nusantara,festival ini salah satu dari peringatan Hari jadi yang dimulai Rabu malam 25/7/2018.
Prestasi tentu tidak datang begitu saja dari langit sedang bakat alam saja tidak cukup ini merupakan salah satu upaya untuk mewujudkan,sebab terdapat aturan baku dalam olahraga atlet wajib mematuhi aturan ini paling tidak bakal melekat dalam sanubari.
Olahraga merupakan kebutuhan vital selain kebutuhan jasmani olahraga merupakan sarana membangun watak dan karakter,ungkap Pj Sekda Kota Madiun Rusdiyanto,pemerintah pastinya bakal terus menggelar kejuaraan untuk memfasilitasi bakat luar biasa dari Kota Madiun prinsipnya pencak silat Kota Madiun harus terus berkembang pemerintah kota akan terus memberi dukungan.Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga Kota Madiun.
Agus Purwowidagdo menyebut festival kali ini diikuti 20 utusan dan perguruan se jawa Timur, terdiri dari 225 atlet dengan 137 atlet putra dan 88 atlet putri peserta bakal unjuk kebolehan seni pencak silat secara beregu dan individu,kejuaraan Pencak Silat Walikota Cup kali ini berbeda.
Jadi festival ini tidak tanding tetapi lebih menonjolkan seninya dan festival bakal digelar rutin setiap tahunnya, peserta tidak hanya menyuguhkan keindahan seni pencak silat namun pencak silat harus terkemas menarik melui cerita. (toni).

