MADIUN, PRN.id – Memang benar adanya ‘Hidup, Jodoh dan Pati’ ada ditangan sang pencipta yaitu Tuhan Yang Maha Kuasa, seperti halnya nasib Deni Wahyu Afandi yang harus meredang nyawanya karena tertimpa pohon trembesi di jalan sawah Jiwan Metesih Madiun.
Pelajar SMPN I Jiwan (Deni Wahyu Afandi, red) sepulang sekolah dengan mengendarai sepeda motor Suzuki 100 nopol AE 6678 PJ dari arah utara melintas di jalan Sawah Jiwan Metesih, tiba-tiba pohon trembesi di tepi jalan roboh terhempas angin dan menimpa dirinya dan satu korban lagi atas nama Mohamad Rendianto yang mengendarai sepeda Motor honda supra AE 4028 RC yang mengalami luka berat dan langsung dilarikan ke RSUP Soedono Madiun. 27/07/17.
Menurut saksi mata Paijo (54) yang juga selaku Kepala Desa Metesih, membenarkan kejadian tersebut “memang benar mas ada dua korban yang tertimpa pohon trembesi yang roboh tertiup angin di pinggir jalan sawah Desa Metesih yang satu meninggal dan satunya langsung dilarikan ke rumah sakit” kata Paijo.
Lebih lanjut menurut keterangan warga sekitar, memang pohon trembesi itu usianya sudah tua dan terlihat sudah rapuh. Sampai berita ini diturunkan belum ada komfirmasi lanjutan terkait korban yang dilarikan kerumah sakit dan proses korban yang meninggal. (andis).

