DEPOK, PRN.id – Penuturan yang kurang enak di dengar dan dilihat sepertinya sedang di lakukan oleh Muannas Alaidit orang yang mengaku mantan Kuasa Hukum Salman Nuryanto.
Dalam keterangannya (Muannas Alaidit, red) di RMOL 10/08/17, terlihat jelas adanya indikasi menyerang kehormatan Yaperma, dan ini dapat berdampak kepada masyarakat yang saat ini memperjuangkan haknya atas ditahannya bos pandawa Salman Nuryanto.
“Memangnya Muannas Alaidit itu siapa ?”
Pertanyaan ini banyak terlontar di kalangan masyarakat atau nasabah KSP Pandawa dan kalangan lembaga yang saat ini bertarung membela Salman Nuryanto.
Bahkan dalam kesempatan yang berbeda Ujang Kosasih selaku Ketua Yaperma Cabang Depok terlihat sangat berang melihat pemberitaan di RMOL atas statement Muannas, dan menurut dirinya (Ujang Kosasih, red) ini jelas ada kepentingan dan dugaan kuat ingin merong-rong kewibawaan Yaperma karena mulai perkara ini dipegang Yaperma banyak sekali terobosan-terobosan hukum yang dilakukan oleh Yaperma dan mungkin itu tidak bisa dilakukan oleh Muannas, tegas Ujang Kosasih.
Masih dalam keterangan Ujang Kosasih, berani-beraninya mengomentari dan membuat berita yang meresahkan Masyarakat Pandawa di RMOL, dasar arogan dan tidak patut diteladani sebagai seorang Advokat, Kalau “Muannas Alaidit” tidak minta maaf kepada Yaperma, Maka kami Ketua Yaperma Cabang Depok akan kembali ke Kantor Peradi Pusat di Grand Slipi Tower Lantai 11, Jl. S. Parman Kav. 22-24 Jakarta untuk mengadukan Muannas Alaidit, sayang kemarin (11-08-2017) Beliau-beliau tidak ditempat, lanjut Ujang Kosasih.
Pertanyaan Ketua Yaperma Cab. Depok kepada Muannas Alaidit “Apa sih ruginya dia kalau Yaperma menulis surat ke Presiden dan kepada beberapa instansi lainnya demi ketenangan Ribuan Masyarakat Pandawa yang saat ini sedang resah ?, apa takut ketahuan atas issue 40 M yang diketahuinya ? Hanya Tuhan yang tau kata Ujang Kosasih kepada Pena Rakyat mengakhiri balasan kritik Muannas Alaidit. (tim invs).

