Mojokerto, penarakyatnews.id – LMDH Lebak Jabung dengan adanya dugaan ada dua Kepengurusan hingga menyedot perhatian KPH Jombang,di antaranya Waka timur Rokhimat, KJB , Ketua PHBM, Asper BKPH Jabung, KRPH Lebak Jabung ,dan fihak Kepolisian.
Dua pengurus LMDH Mitra Wana Sejahtera di pimpin oleh Kepala Desa Lebak Jabung ini di kumpulkan di Kantor BKPH Jabung tepat di Kecamatan Trowulan Mojokerto,dengan mengagendakan berbagai hal, khususnya tentang harapan kedepannya berdasarkan AD-ART di tubuh LMDH.
Pada dasarnya pertemuan ini (30/10/2017) tidak akan terjadi ketika dualisme kepemimpinan ini saling memahami akan pentingnya LMDH di dalam area yang berdekatan dengan kawasan hutan Ini, dan menyadari kekurangan masing-masing, dan bersatu padu untuk membangun daerah kawasan dekat hutan.
Menurut pengurus LMDH lama Ahmad Yani yang awalnya ngotot mempertahankan diri untuk mengarah mubes ulang pada akhirnya siap menerima dan legowo untuk di persatukan dan menjadi POKJA (Kelompok Kerja).
Sedangkan Pengurus hasil Mubes yang sudah di lakukan oleh Desa , Sebut saja Sugiono sudah di nyatakan Syah menurut aturan yang berlaku untuk di Kukuhkan.
Dalam tempat yang sama PABIN (Perwira Pembimbing) KPH JOMBANG Kompol Pandi W Mengharapkan Pengurus lama dan yang baru bisa saling memahami dan mengerti serta bisa bersatu padu untuk bekerja sama dalam menjalankan , aktivitas melestarikan hutan dan program-program lainnya” Harapnya.
Sementara Kasi PHBM KPH Jombang Priono Menjelaskan “Semua ada aturan yang di buat dasar dalam pergantian pengurus dari AD-ART , Kekuatan LMDH di kuatkan dengan Kemenkumham ” Jelasnya
Waka timur Rokhimat dalam hal ini ” semua di kembalikan pada Kepala Desa yang bersangkutan dan selama Ini kalau memang sudah di lakukan Mubes berarti tidak ada masalah , dan yang lama bisa saja bergabung dengan pengurus baru ” Tegasnya.
Sebagai JMB (Junior Manager Bisnis) KPH Jombang Didik mengatakan,” Semua Kegiatan yang ada dalam hutan harus ada PKS (Perjanjian Kerja Sama) terlebih dulu , dan itu di awali dengan Pengajuan Proposal, dan yang memutuskan Biroren, “Pungkasnya. (red/ws)

