Dari ketebalan rabat beton dan adonan tidak sesuai, kuat dugaan proyek Dana Desa di Mark up Kades dan Kroni-kroninya.
Sumenep, penarakyatnews.id- Penggunaan dan pelaksanaan proyek yang memakai Dana Desa (DD) sangat rentan dengan penyimpangan, untuk itu pemerintah melalui perintah langsung Presiden Jokowi memerintahkan kepada semua elemen dan institusi pemerintah Polisi, TNI dan lembaga penggiat anti korupsi dan media untuk bersama-sama mengawasi jalannya pelaksanaan DD.
Atas dasar itulah banyak lembaga media baik media online atau media cetak mengangkat berita terkait dugaan penyimpangan di berbagai daerah seluruh Indonesia, dan sebagai pelaksana DD yaitu pemerintahan desa harus transparan kepada siapapun apalagi kepada media.
Namun berbeda dengan SAHA kepala desa Banjar Timur kecamatan Gapura Kabupaten Sumenep, beberapa kali ditemui oleh awak media pena rakyat news untuk diminta keterangan terkait dugaan penyimpangan atau mark up anggaran DD untuk pembangunan jalan sepanjang 900 meter yang pekerjaannya amboradol atau acak-acakkan, SAHA selalu menghindar.
Dari hasil temuan dilapangan ruas jalan desa sepanjang kurang lebih 900 meter diduga banyak pengaturan, hal ini menurut keterangan pekerja yang tidak bersedia disebut namanya, dari ketebalan kalau menurut RAB 12 cm namun fakta dilapangan hanya berkisar 6cm sampai 8cm, masih dalam keterangan pekerja proyek jalan, berdasarkan RAB seharusnya campuran 1sak semen 4 pasir, namun fakta dilapangan 1sak semen 8 pasir, akibatnya tidak lama jalan selesai dikerjakan sudah pecah dan retak-retak.
Saat dikomfirmasi yang kesekian kalinya akhirnya tim pena rakyat news ditemui oleh Sekertaris desa Djumat dan Agus Salim, “silahkan kalau mau diliput atau diberitakan kami tidak takut” tegas Djumat dan Agus Salim.
Sementara menurut Parlindungan Sitorus, SH seorang pengacara dan Ketua Umum ORMAS KORAK (Komunitas Rakyat Anti Korupsi) saat ditemui dikantornya mengatakan dan mengharap tim investigasi media ini terus menggali informasi dan data terkait dugaan penyimpangan DD di desa Banjar Timur ini, dan dirinya juga bersedia mengawal dan sekaligus melaporkan apabila bukti-bukti ditemukan dan mendukung. (tim madura)

