MADIUN KOTA, Penarakyatnews– Peran seorang ibu tak tergantikan. Berperan penting bagi setiap individu manusia. Menjadi roh dalam keluarga. Berkontribusi pada masyarakat hingga bangsa dan negara. Ibu juga berperan penting dalam kehidupan beragama. Tak heran, hari ibu diperingati setiap tahunnya. Selain merenungi jasa-jasanya, peringatan juga sebagai pelecut semangat untuk terus berupaya menjadi pribadi yang lebih demi membalas jasa ibu.
‘’Tanpa mengecilkan peran seorang ayah, ibu merupakan sosok yang berperan penting dibalik kehidupan seseorang. Setiap kesuksesan yang diraih terdapat jasa, pengorbanan, kerja keras, dan doa dari seorang ibu,’’ kata Walikota Sugeng Rismiyanto saat Upacara Peringatan Hari Ibu ke-89 dan Hari Bela Negara di Balai Kota, Senin 18/12
Sentuhan lembut tangan seorang ibu mampu membentuk dan merubah karakter soerang anak. Ibu, kata beliau, merupakan orang pertama yang menanamkan nilai-nilai norma pada setiap pribadi. Menjadi peletak dasar sekaligus pondasi kepribadian manusia. Tak heran, Perempuan Berdaya. Indonesia Jaya, dipilih sebagai tema peringatan hari ibu tahun ini. Merenungi jasa yang sudah diberikan sosok Ibu penting dilakukan. Walikota berharap hari ibu yang jatuh pada 22 Desember bukan sekedar seremoni belaka. Namun, wajib ditindaklanjuti dengan aksi nyata. Memberikan yang terbaik pada ibu dengan berbuat yang lebih baik dan lebih baik lagi.
‘’Jasa seorang ibu sungguh tak terhingga. Tidak mungkin bisa membalasnya. Sebagai seorang anak harus menjadi pribadi yang lebih baik dan lebih baik lagi untuk bisa sedikit membalas jasa soerang ibu,’’ ungkap beliau sembari menyebut cinta ibu merupakan cinta sejati.
Walikota menambahkan setiap warga negara wajib berkontribusi kepada negaranya. Kontribusi tidak harus selalu dengan prestasi. Cukup dengan terus menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Rasa bela negara, lanjut beliau, harus terus digelorakan. Semangat bela negara ini dapat menjadi kekuatan yang besar apabila diikat dengan tali persatuan. Setiap individu menjadi tidak mudah dipengaruhi. Saling menjaga dan melindungi. Ini penting seiring makin kompleksnya tantangan yang dihadapi. Keutuhan bangsa dan negara dipertaruhkan.
‘’Dengan bela negara pejuang mampu mengusir penjajah. Dengan bela negara ini pula generasi sekarang harusnya dapat mengisi kemerdekaan dengan senantiasa berbuat yang terbaik bagi bangsa dan negara,’’ tegas beliau.
Giat upacara berjalan khidmat. Gelaran upcara ditutup dengan pemberian penghargaan lomba Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat Sejahtera (P2WKSS) dan lomba Green and Clean. Kelurahan Kejuron tampil sebaga yang terbaik dalam lomba P2WKSS. Sedang, lomba Green and Clean dimenangkan Kelurahan Rejomulyo. Prestasi, kata walikota, merupakan wujud bakti nyata peran srtategis ibu-ibu dan warga Kota Madiun dalam memberikan kontribusi terhadap pembangunan. Beliau berharap kontribusi terus ditingkatkan. Sebab, pembangunan mustahil terwujud tanpa peran serta masyarakat.
‘’Pemerintah pastinya memberikan yang terbaik bagi masyarakat. Sebaliknya, kontribusi masyarakat juga dibutuhkan pemerintah. Keduanya harus jalan beriringan,’’ pungkas beliau sembari menyebut capai prestasi merupakan implementasi dari semangat bela negara. (henry)

