BEKASI, PRN.id – Pemerintahan Kabupaten Bekasi akan menginventarisir kondisi seluruh sekolah dasar yang rusak untuk diajukan perbaikannya dalam APBD 2019 mendatang.
Hal ini terkait dengan masih adanya sekolah-sekolah yang tidak layak dan rusak. Salah satunya adalah SDN 02 Sirnajaya kecamatan Serana Baru. Pihak sekolah terpaksa menyekat kelas dengan horden (tirai) karena kekurangan ruang kelas.
Untuk menyikapi hal itu sekretaris daerah (sekda) Kabupaten Bekasi Uju mengatakan bahwa pihaknya akan memikirkan langkah lanjutan untuk mencari solusi kekurangan kelas yang terjadi. Perbaikannya bisa dilakukan dengan cara mengajukannya pada APBD 2019 nanti.
Selain SDN 02 Sirnajaya juga masih ada beberapa sekolah yang rusak dan perlu perbaikan.
“Kepala Sekolah SD Negeri yang jumlahnya sekitar 700 itu akan dipanggil untuk menjelaskan kondisi sekolahnya, jika ada yang kurang layak maka mereka akan diminta untuk mengajukan perbaikannya, yang kemudian nanti akan dikerjakan oleh pemerintah daerah, ” jelasnya.
Uju juga menambahkan, bahwa dalam perbaikan kondisi sekolah yang rusak nanti pihaknya akan melakukan secara bertahap, dikarenakan minim atau kurangnya dana dari pemerintah. (put/tim).

