Mojokerto, penarakyatnews.id – Sungguh sangat memprihatinkan melihat suasana kantor BPJS Ketenagakerjaan Mojokerto pasalnya saat jam kerja jumat 12/1/18 didalam kantor hanya terdapat beberapa personil dan para vkepala bidang dan Kepala Cabang tidak ada di tempat.
Tim investigasi penarakyatnews.id dan beberapa personil dari LSM LIRA pada jumat 12/1/18 bertandang ke Kantor BPJS Ketenagakerjaan Mojokerto di jalan Gajah Mada utnuk klarifikasi terkait adanya dugaan gratifikasi oleh Kepala BPJS Ketenagakerjaan cabang Mojokerto, namun menurut salah satu Satpam Erwin semua Kepala bidang dan Kepala Cabang lagi dinas keluar dan tidak mengetahui dinas luar dimana.
“ Bapak Suandoko (Kacab) dan dan para kepala bidang lagi dinas luar dan kami tidak mengetahui dinas luar dimana, kembali saja besok hari senin beliau sudah masuk “ ucap Erwin Satpam BPJS Ketenagakerjaan Mojokerto.
Senada juga disampaikan Indi salah satu staff pelayanan di BPJS ketenagakerjaan Mojokerto, Indi menuturkan bahwa Kacab saat ini lagi dinas luar dan juga tidak mengetahui dinas luar kemana.
Lanjut menurut Qodery, SE Pembina LSM LIRA sangat menyayangkan kinerja dan mekanisme management kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Mojokerto, pasalnya dengan alasan para petinggi dinas luar kok para staff tidak mengetahui dinas luar dimana, apalagi yang bertanya wartawan ini kan saqma halnya melanggar UU keterbukaan informasi publik. Kilas Qodery.
Pada dasarnya kedatangan tim investigasi PRN dan LIRA bermaksut klarifikasi dugaan Gratifikasi dana untuk hadiah mantan kanwil yang informasinya mencapai 3.5 milyar beberapa waktu yang lalu. Bersambung. (tim invest)

