PRN Kota Mojokerto – KOTA MOJOKERTO CIPTA KONDOSIP BERSAMA TNI POLRI PERANGKAT KOTA. ORMAS DAN TOKOH MASYARAKAT. Menuju kota mojokerto wibawa aman dan damai pada hari Jum’at tgl 23, Pebruari 2018 pkl 19.50 s.d 22.00 WIB bertempat di Pendopo Graha Praja Wijaya Kota Mojokerto Jln. Gajah Mada No.145 Kota Mojokerto dilaksanakan kegiatan rapat koordinasi penanganan konflik sosial dalam rangka Pemilukada 2018 bersama RT, RW, Babinsa dan Babinkamtibmas Kelurahan se-wilayah Kec. Magersari Kota Mojokerto.
Dalam acara yang di gelar turut hadir
- Letkol Kav Hermawan Weharima, SH (Dandim 0815 Mojokerto) Sbg Narasumber.
- AKP. Suhariyono (Kasat reskrim Polresta Mojokerto).Sbg Narasumber.
- Bpk.Triyono yulianto.SH. (Kasipidum Kejari Kota Mojokerto) Sbg Narasumber.
- Bpk. Anang Fahruroji, S.Sos.M.si (Ka Bankesbang Pol Kota Mjkt)
- Babinsa dan Bimkamtibmas Kec. Magersari
- Sdri. Zurini (Sekretaris kesbangpol kota Mojokerto)
- Drs Moch.Andy Subono (Kabid Hanbang dan Wasnas Kesbang pol Kota Mjkt)
- Toga dan thomas se Kec. Magersari.
- Ketua RT dan RW, se Kec. Magersari.
- Ormas forum bhayangkara indonesi ( FBI ) M. Qoderi
- PKK dan LPM kec. Magersari.
Dalam Sambutannya dari Bpk. Anang Fahruroji, S.Sos.M.si (Ka Bakesbangpol Kota Mjkt) yg intinya :
– Kegiatan rapat koordinasi penanganan konflik sosial ini dilaksanakan agar bisa tersusun rencana aksi terpadu penanganan konflik sosial.
– Kegiatan ini dilaksanakan dengan penyampaian materi melalui diskusi panel oleh narasumber dan dialog untuk bisa menjaring informasi dari masyarakat tentang keadaan sekitarnya.
– Kejadian ancaman bisa mengganggu keamanan dan ketertiban Kota Mojokerto, oleh sebab itu kami harapkan kepada peserta, dapat mengindentifikasi/ deteksi dini permasalahan yang ada pada masyarakat, dengan cara temu cepat dan lapor cepat kepada instansi yang berwenang dalam rangka Pemilukada serentak tahun 2018 agar Kota Mojokerto aman dan Kondosif.
Terdapat beberapa materi yang disampaikan juga oleh Letkol Kav Hermawan Weharima, SH (Dandim 0815 Mojokerto) tentang potensi ancaman dalam negeri dan upaya mengatasi.
– Sistem keamanan Nasional terdiri dari Keamanan negara, keamanan internal, keamanan publik dan keamanan individu.
– Proxy War adalah sebuah perang antara 2 Negara yg tidak saling berhadapan namun mengunakan pihak ketiga dan tidak bisa terlihat mana kawan dan mana lawan.
– Demonstrasi buruh banyak efek negatifnya, perusahaan di Jabotabek banyak yg gulung tikar gara-gara karyawan minta naik upahnya dan karena demonstrasi itulah membuat pengusaha dan karyawan/ masyarakat menjadi rugi.
– Perlu wujudkan persamaan persepsi tentang ancaman dan solusi semua komponen masyarakat.
– Upaya mengatasi kerawanan /gangguan keamanan.
– Sinergitas TNI, Polri, Pemda dan masyarakat disemua level demi terpeliharanya kondusifitas wilayah.
Lebih lanjut AKP. Suhariyono (Kasat reskrim Polresta Mojokerto) juga menyampaikan beberapa hal tentang :
– Pemetaan pencegahan dan penanganan masalah konflik sosial dalam pilkada serentak tahun 2018.
– Konflik terpadu merupakan bibit konflik yang sewaktu-waktu berpotensi muncul kepemukiman.
Senada juga disampaikan oleh Bpk.Triyono yulianto.SH. (Kasipidum kejari Kota Mojokerto) tentang Penegakan hukum dalam pelaksanaan pemilu kada serentak tahun 2018.
Dalam acara penutup dilaksanakan tanya jawab dan dari semua rangkaian acara dapat berjalan dengan sempurna dan kondusif. (dery)

