PRN SUMENEP – Senin 23/4/2018 persatuan Ummat Islam di Sumenep ujung timur pulau garam Madura menggelar Aksi Bela Islam di Depan kantor Polres Sumenep.
Gerakan Aksi bela islam itu terdiri dari: LPI, FPI, MUHAMMADIYAH dan IKADI kebupaten Sumenep ,dengan tujuan untuk melaporkan Sukmawati ke Polres Sumenep terkait dengan isi puisi yang dibacakan beberapa bulan yang lalu, karena dinilai sudah menodai Agama Islam. “suara kidungmu lebih merdu dari suara adzan”.
Sungguh disayangkan seorang Sukmawati yang dirinya mengklaim Pancasilais, bineka tunggal ika, tapi semuanya kontardiktif, diduga ada unsur kesengajaan untuk menodai Agama Islam.
Dalam orasinya “bahwa Sukmawati dengan sengaja menghina agamaku, yaitu agama Islam. kami berharap proses hukum Sukmawati secepatnya diproses.”tutur ustad beni mustafa sebagai korlap dalam aksi bela islam dengan tegas.
“Setiap orang sama dimata hukum, dan tidak ada yang kebal hukum. secara otomatis kalau Sukmawati ada nilai pelanggaran menghina Agama Islam harus diproses hukum, biar kami tambah percaya pada penegak hukum”, kata korlap Mustafa.
“Aksi ini bertujuan untuk terus mengawal kasus Sukmawati sampai dijadikan tersangka, karena dia sudah menghina Agama Islam, karena kami tidak takut pada siapa saja orang yang ingin menghancurkan Agama Islam.” tuturnya. (erfan)

