PRN MADIUN – Pemetintah Kota Madiun bersama Forkopimda menggelar Rapat koordinasi tujuanya mempersiapkan strategi penjagaan ketertiban dan keamanan yang nanti diselenggarakan saat menjelang perayaan natal dan malam pergantian tahun.
Di Kota Madiun terdapat 51 gereja dan 7 rumah ibadah pengamanan dilakukan sejak beberapa hari lalu Tim Polres Madiun Kota turun untuk sterilisasi ini sebagai langkah antisipasi teroris dan kejadian lain yang dimungkinkan muncul.
Bukan hanya tempat ibadah sejumlah tempat hiburan juga dilakukan pengamanan pada saat malam pergantian tahun nanti,pengamanan untuk meminimaliser kerawanan adanya kegiatan yang melanggar aturan.
Kabag Ops Polres Madiun Kota AKP Gatot Sudiyono menyebut angka kriminalitas di Kota Madiun cenderung menurun sejak Oktober lalu namun tidak boleh terlena, koordinasi tiga pilar bersama masyarakat tetap harus terus ditingkatkan pihaknya menyiapkan lima pos keamanan dan pelayanan selama Natal dan Tahun Baru.
Pos bukan hanya untuk polisi namun juga tiga pilar dan masyarakat tentunya. “Ada lima pos pengamanan natal dan tahun baru, dari tim gabungan kepolisian, TNI, dan Pemkot Madiun, “tuturnya.
Sekda kota Madiun Rusdiyanto menghimbau pemilik tempat hiburan dan pusat pembelanjaan di Kota Madiun untuk mematuhi norma dan aturan yang berlaku. “Rencananya seperti tahun lalu ada car free night pada perayaan malam pergantian tahun di alun alun Kota Madiun dan jalan Pahlawan ini harus menjadi perhatian tersendiri, “kata Rosdiyanto saat rakor di Asrama Haji Kota Madiun, Kamis 20/12/3018.
Jurnalis : Toni.

