PRN Sumenep – Antusias Warga Kertasada masih tertanam dalam jiwanya untuk kades Kertasada Dicky Chandra Permana SE, terbukti disaat penjemputan bebasnya kepala desa dari Jeruji besi terkait Persoalan prona, Jum’at 11/01/2019.
Kurang lebih Ribuan warga Kertasada meluapkan kegembiraannya, rasa haru dan bangga mewarnai penjemputan bebasnya Kades Kertasada dan Ratusan sepeda motor Serta puluhan mobil diparkir d jln Selamet Riadi Pabian, warga dgn setia menunggu Sang Kades.
Begitu Sang Kades muncul dari arah barat pada pukul 13.00 wib disitulah kurang lebih Ribuan Warga Kertasada meluapkan kegembiraannya dgn teriakan “hidup Candra…hidup Candra Kades Kertasada,” teriakan dari warga yang menjemputnya sambil meneteskan air matanya,
terutama kaum ibu ibu Mereka merasa bangga dan terharu bahkan sangat kasihan melihat Kadesnya sudah bebas dari penjara terkait kasus prona.
Warga terus mengiringi penjemputan Candra dari pabian menuju ke Rumah Kades, sampai sampai jalan raya macet total, begitu sampai dirumahnya Kades disambut kembali oleh warga yang menunggu dirumah, bahkan ada yang smpai menangis,
Dalam kesempatan tersebut Kades Dicky Candra Permana SE.mengucapkan beribu2 maaf kepada warga masyarakat Kertasada, ” apabila selama menjabat Kades Kertasada, saya ada kesalahan dan kekurangan dari segala pelayanan terhadap masyarakat, saya mohon maaf dan Ahamdulillah Sertifikat yang saya perjuangkan sudah selesai dan sudah diterima oleh warga,”
“Juga tak lupa saya sampaikan banyak2 terima kasih yg teramat dalam kepada seluruh warga Kertasada yg telah sudi dan ihklas menjemput dan mengkonvoi saya sampai nyampek rumah.” Tutur Candra dengan sabar.
Belia juga menambahkan, semua ini ada hikmahnya bagi saya dan keluarga, mungkin ini adalah yg terbaik buat saya yg diberikan Oleh Allah S.W.T.
Ditanya terkait pencalonannya kembali Kades periode 2020, beliau cuma tersenyum
“Untuk sementara ini saya fokus sama keluarga dulu, namun apabila warga Kertasada masih tetap menginginkan saya untuk menjadi kades periode 2020 ya saya pikir dululah.” Ucapan Candra
Ditempat terpisah, warga Kertasada yg ikut dalam penjemputan Candra, Beliau mengatakan dgn bahasa kental maduranya.
” kaule senneng, Candra ampon bebas kaloar deri penjara, Poko’na bile’eh beih kaule melea Candra dheddi kalebun”. Kata salah satu warga.
Jurnalis : Erfandi.

