PRN MOJOKERTO – Salah satu program pemerintahan Indonesia saat ini adalah pemerataan perkonomian, salah satunya adalah adanya bantuan PKH dan bantuan yang lainnya dari dinas sosial.
Namun tidak sedikit pula program yang benar ini disalah gunakan atau salah sasaran sehingga berdampak pada pelaksana program yaitu Kepala Desa.
Hal ini yang dirasakan oleh Kades Gaul dan Gendut Sulaiman Afandi selaku Kades Karangdieng Kutotejo, tak sedikit warganya yang komplin terkait penyampaian program PKH, pasalnya warga yang semestinya sudah mampu secara ekonomi masih juga mau terima bantuan.
Masih dalam keterangan Kades Afandi, sebenarnya dirinya sudah mengirimkan daftar pengajuan peberima bantuan dari dinsos setiap tahunnya, namun faktanya data yang muncul tetap sama dengan tahun-tahun sebelumnya, padahal data sebelumnya saat ini banyak warga yang sudah mampu dan tidak layak mendapat bantuan.
Dari realita inilah Kades Karangdieng memiliki gagasan cemerlang yaitu mengecat rumah penerima bantuan sebagai tanda bahwa warga tersebut menerima bantuan. Pungkas S. Afandi. (jurnalis : Timbul).

