close
KABAR JATIM

Tim Penyelam dari YON TAIFIB MARINIR Berhasil Temukan Mobil dan korban yang Tercebur di Sungai Brantas

PRN TULUNGAGUNG – Tim SAR yang di bantu Tim penyelam dari Batalyon Intai Amfibi (Yon Taifib) dari Korps MARINIR akhirnya berhasil menemukan posisi mobil Toyota Avanza yang tercebur ke Sungai Brantas di desa / Kecamatan Ngunut, Tulungagung.

Tim penyelam yang di datangkan dari (Batalyon Intai Amfibi) Marinir TNI AL di pimpin Letnan Satu (lettu) Haerudin tiba di tempat kejadian dermaga Pema Senin (28/1/2019), pukul 16.42 WIB.

Setelah beberapa saat, Lettu Haerudin dan tim penyelam dari Yon Taifib yang berjumlah 7 personil tersebut meninjau lokasi kejadian di dermaga penyeberangan Pema dari tebing sungai.

Haerudin juga menanyakan kepada Hartoyo (warga ngunut yang berenang menyelamatkan Waridi sopir Avansa yang tercebur di sungai Brantas) tetang titik lokasi terceburnya mobil Avansa beserta penumpangnya.

Setelah menyiagakan personilnya dengan semua peralatan yang di butuhkan, Tim penyelam dari Yon Taifib yang di pandu koordinator BASARNAS Pos SAR Trenggalek Brian Gautama menuju titik yang di tentukan.

Titik lokasi penemuan sekitar 100 meter sebelah barat dermaga penyeberangan Pema, tempat mobil tersebut jatuh, Mobil ditemukan di kedalaman lebih dari 15 meter.

“Mobil ditemukan dengan roda di bawah, tidak terguling, sehingga Tim penyelam harus memecahkan kaca belakang mobil, agar bisa mengeluarkan tiga jenazah yang ada di dalamnya”.terang Koordinator Basarnas Pos SAR Trenggalek, Brian Gautama yang ikut di atas perahu evakuasi.

Selanjutnya jenazah di evakuasi ke dermaga penyeberangan.

Jeungnazah korban yang pertama  dikeluarkan adalah Siti Alfiah (61), warga Desa Pandansari, Kecamatan Ngunut. Siti Alfiah merupakan kakak dari Waridi (56), sopir mobil yang berhasil diselamatkan warga.

Jenazah korban kedua yang berhasil dievakuasi diperkiarakan adalah Fitri Nursyam (34).

“Korban kedua ini tubuhnya gemuk, dan ada di bangku belakang, Tim penyelam kesulitan mengeluarkan jenazah ini, karena mulai membengkak dan terjepit bangku di depannya’ ujar Brian.

Sementara jenazah korban yang ketiga diduga Siti Yuniati (32),bertubuh lebih langsing.

“Kalau yang terakhir ini lebih mudah dikeluarkan karena tubuhnya kecil,” pungkas Brian.

Seluruh jenazah dibawa dengan tiga ambulan berbeda menuju RSUD dr Iskak Tulungagung. (Fitri/Nur hadi)

Tags : Korban Hanyut BrantasTulungagung

Leave a Response

*