By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
Notification Show More
Font ResizerAa
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
    • METRO JABODETABEK
    • KABAR POLISI
    • BISNIS
    • HIBURAN
    • OLAHRAGA
    • MATA LELAKI
    • SELEB
Reading: PETAHANA DESA BORONGLOE TUMBANG
Share
Font ResizerAa
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
Search
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
    • METRO JABODETABEK
    • KABAR POLISI
    • BISNIS
    • HIBURAN
    • OLAHRAGA
    • MATA LELAKI
    • SELEB
Follow US
Beranda » Blog » PETAHANA DESA BORONGLOE TUMBANG
NUSANTARA

PETAHANA DESA BORONGLOE TUMBANG

Redaksi
Last updated: 20 September 2019 11:29 am
Redaksi
Published: 20 September 2019
Share
SHARE

PRN Bantaeng – Kantor Dinas PMD, PP dan PA Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan diserbu puluhan masyarakat dari Desa Borongloe Kecamatan Pa’jukukang, Senin, 16 September 2019.

Mereka berbondong-bondong mendatangi kantor untuk berunjuk rasa, menuntut transparansi proses seleksi Calon Kepala Desa (Cakades).

Hal tersebut ditenggarai adanya indikasi konspirasi politik dalam proses seleksi. Pasalnya incumbent yang masuk dalam bursa bakal calon Kepala Desa (balon Kades) gugur dikalahkan oleh balon kades lainnya yang dinilai tak berkompeten dalam hal Pemerintahan Desa atau Pemdes.

“Saya bukan tidak terima kekalahan ini, apalagi mantan pak Desa, suami saya, H. Hasyim legowo soal kekalahan ini. Tetapi saya ragu, saya yakin 100 persen ada konspirasi politik di sini,” kata Suryani, istri Mantan Kades Boongloe saat ditemui, Senin, 16 September 2019.

Suryani menuding bahwa Pansel atau Panitia Seleksi ‘bermain mata’ dengan balon kades Borongloe. Sebab, salah satunya bahkan tidak mengetahui lima dasar dalam Pancasila.

“Rabalen daeng Tonro, dia nomor urut lima. Saya ragu kalau dia bisa Pancasila. Kemudian saya juga ragukan bahwa dia tahu tentang Pemerintahan. Bahkan kepanjangan BPD saja saya ragu kalau dia tahu,” ujar Suryani.

Berdasarkan informasi masyarakat dalam demonstrasi tersebut, Rabalen hanya berijazah bersamaan atau Ijazah Paket A (SD), Paket B (SMP) dan Paket C (SMA).

“Saya mau lihat hasil pekerjaan suami saya bahwa hasil tes benar atau salah. Saya tak mau ada kecurangan, saya bisa hitung-hitung hasilnya. Saya minta untuk difasilitasi agar transparan agar tidak ada kecurangan,” tegas Suryani.

Selain dinilai tak tahu Pancasila, dia juga menduga bahwa Rabalen adalah titipan dari Wakil Bupati Bantaeng, Sahabuddin.

“Di pasar itu, dia (Rabalen) sebelum penetapan lima cakades ini, dia berkoar-koar kalau suami saya pasti gugur. Dia berkoar-koar kalau dia dipegang (titipan) pak Wakil Bupati,” ucapnya.

Sementara itu, Kabid PMD, Kamaruddin mengatakan dirinya tak bisa berbuat apa-apa ihwal permintaan untuk transparansi penilaian tersebut.

“Saya begini siapa pun orangnya saya tidak berhak karena ada tahapan yang harus dilalui. Siapapun yang bertanya mohon maaf saya tidak bisa beri jawaban pengumuman hasil ini,” kata Kamaruddin yang juga anggota Pansel Cakades.

“Saya tidak berani mengumumkan selain panitia desa yang mengumumkan sendiri. Karena ada aturan main yang harus dijalankan,” lanjutnya.

Kepala Dinas PMD, PP dan PA Kabupaten Bantaeng, Chaeruddin menegaskan kepada para demonstran bahwa pihaknya bakal merapatkan permintaan untuk transparansi hasil penilaian dari Tim Pansel.

“Insyaallah kami akan rapat panitia. Bukan saya yang memutuskan tapi panitia dalam bentuk hasil penilaian masing-masing. Kami tidak mau melakukan sesuatu sebelum rapat dengan panitia Kabupaten. Setelah ada keputusan, itu yang kami pakai,” tandas Chaeruddin selaku Ketua Pansel.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, terdapat sembilan Bakal Calon Kepala Desa yang mengikuti seleksi yakni Ali Akbar, Jufri, Syamsuddin, Sri Rahmah Lilianti, Rabalen, Muhammad Idris, H. Hasyim, Hasniwar dan Arjun.

Sedangkan yang lolos berdasarkan Perbup hanya lima Cakades saja yakni Ali Akbar, Jufri, Sri Rahma Lilianti, Rabalen dan Muhammad Idris. Sementara Balon kades petahana yang gugur adalah H. Hasyim. (syam).

You Might Also Like

Bupati Bantaeng Pantau Pelaksanaan Tes CPNS
DPD KAMPUD Laporkan Dugaan Korupsi 19 Paket Proyek Dinas PUPR Lampung Timur Ke Kejaksaan
Puskesmas Sambas Berikan Penyuluhan HIV-AIDS Bagi Warga Binaan Rutan Sambas
Halal Bihalal & Reuni Alumni 79 SMPN 1 Papar Kediri
PESAN MORAL UNTUK PARA PENEGAK HUKUM
TAGGED:BantaengKades Mantan Tumbang
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trend Terkini
METRO JABODETABEK

SGN Dukung HUT ke-81 TNI, Salurkan 15 Ton Gula untuk Bakti Sosial dan 1,5 Ton untuk Pasar Murah

Redaksi
By Redaksi
6 Oktober 2026
KPPU Dorong Mahasiswa Pahami Persaingan Usaha untuk Bangun Ekonomi Berdaya Saing
Pemkab Malang Realisasikan Hotmix Pendem Jatisari Pakisaji
Di Hadapan 600 Wisudawan UNWAHA, Zulhas: Berani Itu Menentukan Masa Depan
Perkuat Ekosistem Tebu Rakyat, SGN dan ANPER Bangun Infrastruktur Jalan di Bantul

Kategori Berita

  • Politik
  • Lawan Korupsi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Kabar JATIM
  • Nusantara
  • Opini
Menu Cepat
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik
  • Susunan Redaksi
  • Copyright
  • Disclaimer
SGN Dukung HUT ke-81 TNI, Salurkan 15 Ton Gula untuk Bakti Sosial dan 1,5 Ton untuk Pasar Murah
6 Oktober 2026
Di Hadapan 600 Wisudawan UNWAHA, Zulhas: Berani Itu Menentukan Masa Depan
5 Oktober 2026
Perkuat Ekosistem Tebu Rakyat, SGN dan ANPER Bangun Infrastruktur Jalan di Bantul
3 Oktober 2026
Sidak Sekolah Penerima Revitalisasi, Sekda Jombang Ingatkan Soal Tanggung Jawab
2 Oktober 2026
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
© Penarakyatnews.id 2026. All Rights Reserved. Developed by Marga
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?