PRN BLITAR – Keluh kesah warga Nglegok terkesan nyanyian merdu yang menina bobokkan para penegak hukum di wilayah Blitar.
Hal ini terbukti dengan banyaknya galian yang diduga bodong alias tanpa ijin bebas beroperasi diwilayah Sumber Asri dan Kali Bladak menjadi pemandangan yang mengerikan dan berpotensi terhadap kerusakan alam.
Dari hasil investigasi Pena Rakyat News di lokasi galian wilayah Nglegok, tampak penambang manual atau lokal penduduk sekitar sebagai mata pencarian sehari-hari telah tersingkir dari area galian yang luasnya kurang lebih 56 hektare.
Seperti penuturan Paijo bukan nama sebenarnya warga Sumber Asri, dirinya sudah tidak berani lagi menggali manual pasalnya ditakut takuti oknum yang diduga preman suruhan pengusaha galian yang menggunakan alat berat.
Lanjut Paijo, kuat dugaan pengusaha galian yang saat ini menguasai selain menyewa preman juga adanya keterlibatan dari oknum aparat setempat, buktinya sampai detik ini tambang galian C yang menggunakan exsavator berjalan lancar.
Sampai berita ini diturunkan kegiatan tambang ‘bodong’ masih beroperasi ratusan rit setiap hari yang di hasilkan dan tim investigasi PRN akan terus mendalami siapa oknum yang turut bermain didalamnya… bersambung. (bambang dan tim)

