PRN Ngawi – 26 – 1 – 2020, Animo Masyarakat Kabupaten Ngawi maupun luar Kabupaten Ngawi seperti Kabupaten Madiun, Sragen, Ponorogo, Pacitan, Magetan, Bojonegoro maupun Kota Solo akan pasar djadoel Tawun terbukti, dengan pengunjung yang mencapai 5000 orang yang memadati tempat Wisata Tawun Kecamatan Kasreman Kabupaten Ngawi yang selalu membuat kangen untuk datang lagi disetiap Minggu legi tetap jadi daya tarik sendiri.
Peggy Camat Kasreman saat ditemui awak Media mengatakan, bahwa untuk pasar djadoel Tawun ini setiap bulan jumlah pengunjung selalu meningkat, karena keunikanya pula dalam membeli makanan atau jajanan di area pasar djadoel, semua uang rupiah harus ditukar dengan coin kreweng ,makanan atau jajanan tentunya semua juga djadoel atau kuno, seperti gethuk, utri, cenil, tape, kolak, es dawet, tepo tahu, tepo pecel dan masih banyak lagi makanan jawa yang disediskan bagi pengunjung bahkan untuk alat masak yang dijual juga berbahan tanah liat dan bambu.

Pengunjung juga dihibur kesenian keroncong dari Disparpora yang digawangi mas Daniel, serta kesenian cokekan dari Desa Kedungprahu Kecamatan Padas ( Aligator laras ) yang membawa penyanyi cantik ( waranggono ) yang memiliki suara merdu, untuk menghibur semua pengunjung.
Harapan Rudy Kadin Disparpora Kabupaten Ngawi, untuk tempat wisata tawun ini tetap harus terus dibenahi agar dapat bersaing dengan tempat wisata yang lain sehingga jadi buming serta dapat dijadikan I Con wisata Ngawi yang menarik dan baik. (Jatmiko)

