close
HUKUM

Dirasa Tidak Temukan Keadilan, Para Penambang Manual dan Ratusan Sopir Ngluruk Kantor DPRD dan Pemkab Kediri

PRN Kediri – Aksi damai di depan gedung DPRD kabupaten Kediri dan Pemkab Kediri ditunjukkan oleh ratusan sopir mengendarai  dumtruck dan penambang pasir tradisional atau manual yang beroperasi di kawasan gunung Kelud. 10/2.

Mereka ingin memperjuangkan nasib dari para penambang tradisional yang kian hari kian tersisih dengan seiring banyak nya para pemodal besar yang mengeksplor secara skala besar menggunakan alat – alat berat dan sekaligus menanyakan nasib dari tiga rekan nya yaitu 3 orang sopir dumtruck yang di amankan di polres Kediri menuntut DPRD Kediri membebaskan mereka

Aksi yang di kordinatori oleh Tubagus Fitrajaya menuturkan kepada para awak media di sela – sela aksi demo ratusan sopir truk pengangkut pasir dan para penambang pasir tradisional meminta supaya tuntutan untuk membebaskan 3 orang sopir truc rekan di bebaskan yang di tangkap polisi polres Kediri saat mengangkut pasir.

” lima orang sopir teman kami telah di tilang pada saat razia lalu lintas pada hari Kamis 5/02/2020
Dumtruck dan sopir di amankan polisi dengan sangkaan di kenakan sanksi undang- undang minerba” terang Tubagus Fitrajaya

Namun dari ke 5 orang sopir 2 orang di lepaskan karena sudah memiliki payung hukum namun yang 3 lainnya di tenggarai ilegal belum memiliki payung hukum sehingga masih di amankan di polres Kediri.

Tubagus juga meminta payung hukum bagi 1800 orang penambang pasir lainya mereka kesemuanya para penambang pasir tradisional yang kini nasib nya terancam tersisih oleh para penambang mekanik yang menggunakan alat berat di kali bobo Plosoklaten kediri

Pihak nya juga meminta kepastian payung hukum sehingga para penambang pasir tradisional juga bisa bekerja dengan tenan dan merasa aman serta tidak merasa was was dengan disebut penambang ilegal dan acap kali selalu di benturkan dengan undang- undang minerba ini keluhan dari rekan- rekan semua para penambang pasir tradisional keluh nya

Upaya aksi damai ini cukup menyita perhatian khusus dari ketua DPRD kabupaten Kediri Dodi Purwanto langsung turun menemui dan mendekati para demonstran

Di hadapan ratusan demonstran Dodi langsung melakukan upaya komunikasi dengan Kapolres Kediri AKBP Lukman Cahyono dan hasil nya ketiga sopir truck pengangkut pasir yang di amankan di polres Kediri sudah di bebaskan tanpa syarat

Mendengar ke tiga rekan nya sudah di bebaskan oleh Kapolres Kediri para pengunjuk rasa membubar kan diri pulang kerumah masing-masing.

Aksi damai para sopir dumtruck pengankut pasir ini dan para penambang tradisional ini mendapat pengawalan ketat dari polri- TNI dan satpol PP kabupate Kediri.  B(.Soesilo)

Tags : Demo Damai SopirKediri

Leave a Response

*